PTK Bangun Respons Darurat Cepat dan Terukur, Perkuat Standar K3 Maritim Lewat Bulan K3 Nasional 2026 di Cilacap

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Cilacap, ruangenergi.com — PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) melalui Marine Business & Operation Region II terus memperkuat fondasi keselamatan operasional melalui penyelenggaraan Bulan K3 Nasional 2026 yang dilaksanakan pada 12 Februari 2026 di Kantor Cabang Cilacap. Program ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam membangun respons darurat yang cepat dan terukur, sekaligus meningkatkan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di sektor maritim energi yang memiliki tingkat risiko tinggi.

Bulan K3 Nasional 2026 dirancang sebagai penguatan sistem keselamatan berbasis kompetensi dan kesiapsiagaan. Kegiatan ini mencakup latihan pemadaman kebakaran, simulasi evakuasi gedung, sosialisasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), seminar kesehatan kerja, serta pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Melalui pendekatan teori dan praktik langsung, PTK memastikan setiap pekerja memahami prosedur darurat, mampu menggunakan peralatan keselamatan dengan benar, serta sigap dalam melakukan tindakan awal ketika terjadi insiden.

Program ini melibatkan seluruh pekerja, Tenaga Alih Daya (TAD), Crew KKR, serta fungsi HSSE, Commercial & Operation, Finance & Business Support, Agency, Fleet, dan Marine Operation. Kolaborasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Cilacap dan RS Pertamina Cilacap memperkuat kualitas pelatihan sehingga materi yang diberikan tidak hanya sesuai regulasi, tetapi juga relevan dengan kondisi lapangan. Sinergi lintas fungsi ini menjadi kunci dalam membangun budaya K3 yang konsisten dan implementatif di seluruh lini operasional.

Direktur Utama PTK, I Ketut Laba, menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan fondasi utama keberlanjutan perusahaan.

“Respons darurat yang cepat dan terukur hanya dapat terwujud jika setiap insan perusahaan memiliki kompetensi dan kesadaran yang kuat terhadap budaya K3. Melalui Bulan K3 Nasional 2026, kami memastikan standar keselamatan terus ditingkatkan demi melindungi pekerja, menjaga aset, dan menjamin kelancaran operasional,” ujarnya.

Bagi pelanggan dan pemangku kepentingan, penguatan standar K3 ini berdampak langsung pada peningkatan keandalan layanan maritim PTK. Sistem keselamatan yang lebih disiplin dan terstruktur membantu menekan potensi gangguan operasional serta menjaga kontinuitas distribusi energi nasional. Melalui momentum ini, PTK menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan maritim yang aman, profesional, dan berkelanjutan bagi Indonesia.