Ramp-Up Produksi Rokan Tertahan Perbaikan Fasilitas, Produksi Masih di Bawah Level Normal

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-Upaya pemulihan produksi Blok Rokan masih berlangsung bertahap. Sejumlah pekerjaan teknis krusial menjadi faktor utama yang membuat produksi lapangan minyak andalan nasional tersebut belum kembali ke level optimal seperti sebelumnya.

Deputi Eksploitasi SKK Migas, Taufan Marhaendrajana, kepada Ruangenergi.com, Kamis (12/2/2026), menjelaskan bahwa saat ini operator masih menjalankan proses ramp up produksi secara bertahap. Proses ini dilakukan bersamaan dengan pemulihan fasilitas North Duri Cogeneration (NDC) di area MCTN serta pelaksanaan Integration Line Inspection pada pipa milik TGI.

“Sedang ramp up bertahap, sambil pemulihan NDC di MCTN dan Integration Line Inspection di pipa TGI. Sampai 23 Maret,” ujarnya.

Menurut Taufan, salah satu faktor utama yang memengaruhi produksi adalah kondisi satu unit North Duri Cogeneration (NDC) di Blok Rokan. Fasilitas tersebut saat ini masih dalam tahap perbaikan dan diperkirakan baru akan selesai pada Mei 2026.

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kinerja produksi lapangan. Produksi Blok Rokan saat ini tercatat berada di kisaran 143 ribu barel minyak per hari (MBOPD). Angka ini masih berada di bawah capaian sebelumnya yang sempat berada di level 150 ribu barel per hari.

Taufan menegaskan, selama proses perbaikan fasilitas belum rampung, produksi diperkirakan masih akan bergerak secara bertahap dan belum dapat kembali ke kondisi normal seperti masa sebelumnya.

Belum bisa kembali sedia kala.Sekarang sudah di 143 mbopd.Sebelumnya 150-an,” tutur Taufan bercerita kepada ruangenergi.com

Meski demikian, proses pemulihan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas operasi sekaligus mendorong kenaikan produksi secara berkelanjutan dalam beberapa bulan ke depan.