Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-PT Elnusa Tbk (Elnusa), anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, membuktikan komitmen serius dalam dekarbonisasi. Sepanjang tahun 2025, perusahaan berhasil memangkas emisi karbon sebesar 3.079 ton CO₂e, sebuah angka yang melampaui target awal perusahaan.
Tak hanya sukses di aspek lingkungan, dari sisi operasional kesiagaan Elnusa teruji lewat pelaksanaan 1.475 kegiatan drill (latihan tanggap darurat) di seluruh wilayah operasi. Budaya proaktif karyawan juga terlihat dari penyelesaian 99% Hazard Observation Card (HOC), yang artinya potensi bahaya sekecil apapun langsung dideteksi dan ditangani sebelum menjadi insiden.
Data statistik HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) Elnusa tahun 2025 mencatat angka yang impresif:TRIR (Total Recordable Incident Rate): 0,09 (jauh di bawah ambang batas toleransi 0,20). Number of Accident (NoA): 0 (Nihil kecelakaan fatal, nihil tumpahan minyak di atas 10 KL, dan nihil kerusakan aset bernilai besar). Insiden: Hanya tercatat kategori ringan (2 kasus medis dan 7 pertolongan pertama), yang seluruhnya ditangani tuntas sesuai prosedur.
Manager Corporate Communication Elnusa, Jayanty Oktavia Maulina, menegaskan bahwa capaian ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari budaya keselamatan yang kuat sebagai kunci keberlanjutan bisnis.
“Hasil kinerja HSSE 2025 menunjukkan bahwa budaya keselamatan dan kepemimpinan yang konsisten menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan bertanggung jawab,” ujar Jayanty, dalam siaran pers yang diterima ruangenergi.com.
Konsistensi kinerja tersebut didorong oleh keterlibatan aktif manajemen. Sepanjang tahun, pimpinan perusahaan menggelar 145 Management Walkthrough (MWT) untuk memantau langsung standar keselamatan di lapangan. Tingkat partisipasi manajer dalam kegiatan ini mencapai 100%, sebuah bukti nyata bahwa keselamatan adalah urusan semua lini.
Selain itu, kepatuhan pekerja juga diperkuat lewat pelatihan Mandatory HSSE seperti Virtual Demo Room, budaya HSSE, hingga manajemen stres yang diikuti oleh seluruh perwira Elnusa.
Sukses menjaga “rapor hijau” di 2025, Elnusa kini bersiap menghadapi tahun 2026 dengan tema “Rediscover Technology & Innovation Edge”.
Jayanty menambahkan, tahun depan adalah momentum bagi Elnusa untuk kembali menemukan keunggulan melalui teknologi.
“Kami percaya keberhasilan masa depan tidak hanya ditentukan oleh efisiensi, tetapi oleh kemampuan beradaptasi dan berinovasi. Ini adalah arah strategis untuk memperkuat daya saing dan memberi nilai tambah bagi pemangku kepentingan, dengan tetap memprioritaskan prinsip kesehatan dan keselamatan kerja,” pungkasnya.












