Realisasi Gas Naik 11%, PGN Amankan Pasokan Selama Nataru, Mantap!

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, memastikan penyaluran gas bumi tetap aman dan andal selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Kinerja positif ini ditopang oleh kesiapan infrastruktur, keandalan pasokan, serta respons cepat terhadap berbagai dinamika di lapangan.

PGN secara resmi menutup masa operasional Satuan Tugas (Satgas) Nataru dengan catatan pelayanan energi yang terjaga di seluruh wilayah operasinya. Selama periode tersebut, PGN aktif berkoordinasi dengan Satgas Nataru Holding Migas Pertamina serta Posko Bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, menyampaikan bahwa secara umum kondisi operasional penyaluran gas berada dalam status aman. Meski di wilayah Sumatera masih dilakukan proses normalisasi pascabanjir, penyaluran gas ke pelanggan tetap berjalan sesuai kebutuhan.

“Melalui jaringan infrastruktur gas bumi yang tersebar di berbagai wilayah, PGN memastikan pasokan gas kepada pelanggan komersial dan industri, pelanggan kecil, serta lebih dari 821 ribu pelanggan rumah tangga tetap terjaga,” ujar Hery.

Selama periode Nataru, rata-rata realisasi niaga gas bumi PGN mencapai 881 BBTUD. Angka ini meningkat sekitar 11 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya, seiring dengan naiknya kebutuhan pelanggan. Penyaluran gas untuk sektor pembangkit listrik pun berlangsung aman guna mendukung keandalan sistem kelistrikan nasional.

Di sektor transportasi, penyaluran Bahan Bakar Gas (BBG) juga berjalan sesuai rencana. Sebanyak 12 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan dua Mobile Refueling Unit (MRU) tetap beroperasi, dengan total realisasi penyaluran lebih dari 16 ribu liter setara premium (LSP).

Tak hanya itu, kegiatan pengangkutan gas, penyimpanan dan regasifikasi LNG, serta produksi dan pengiriman LPG selama periode Nataru berada dalam kondisi aman sesuai kebutuhan operasional.

Dari sisi layanan pelanggan, PGN mencatat sekitar 98 persen laporan pelanggan berhasil ditangani hingga tuntas. Capaian ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan, khususnya di momen meningkatnya konsumsi energi.

Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kesiapsiagaan operasional, sinergi dengan para pemangku kepentingan, serta penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). Langkah ini dilakukan demi memastikan penyaluran gas bumi yang andal, berkelanjutan, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.