Sepanjang 2021, 39 Sumur Pengeboran Panasbumi Ditargetkan Rampung

Jakarta, Ruangenergi.comKetua Umum Asosiasi Panasbumi Indonesia (API), Prijandaru Effendi, menegaskan bahwa dirinya sangat mendukung program pengeboran panasbumi di dalam bauran energi nasional.

Pasalnya, hal ini sejalan dengan target pemerintah untuk meningkatkan penggunaan bersih yang bersumber dari Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 23% di 2025, dan 31% di 2050, di mana pada 2020 lalu pemanfaatan EBT baru mencapai sekitar 11,5%.

“API sangat mendukung program pengeboran ini untuk menambah kontribusi panasbumi. Tentunya program pemboran ini dilakukan oleh pengembang yang sudah mengantongi ijin,” terang Prijandaru, kepada Ruangenergi.com, (24/07).

Tak hanya itu, ia melanjutkan, program pengeboran panasbumi sejalan dengan komitmen pemerintah dalam perjanjian Paris, untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 29% dengan usaha sendiri dan 41% dengan batuan internasional.

Dirinya berharap kepada pengembang baru di sektor panasbumi untuk dapat memberikan kontribusinya.

“Kita tentu saja mengharapkan pengembang-pengembang baru untuk bisa memulai kegiatan eksplorasinya agar target pencapaian sesuai RUEN (Rencana Umum Energi Nasional) dapat dicapai,” bebernya.

Adapun pengembang baru disektor panasbumi yakni Ormat, Hitay dan lain-lainnya. Ia menjelaskan, saat ini perusahaan pengeboran panasbumi sedang menunggu peraturan yang mendukung investasi.

“Mereka (pengembangan panasbumi) juga sudah menjadi member API. Selain itu, mereka juga ingin ada kepastian harga pembelian dari buyer, sebab mereka belum memiliki PPA (power purchase agreement),” tandasnya.

Sebagai informasi, Pemerintah berencana untuk melaksanakan pengeboran panasbumi sepanjang tahun 2021 yang dilakukan oleh badan usaha sebanyak 39 sumur pengeboran di 14 Wilayah Kerja (WK) Panasbumi. Dari 39 sumur tersebut sebanyak 10 sumur yang telah terealisasikan, adapun WK tersebut yakni :

  1. WK Lahendong yang berlokasi di Sulawesi Utara dilakukan oleh PT Pertamina Geothermal Energi (PGE), 1 sumur big yang akan dilaksanakan pada Agustus-September 2021.
  2. WK Gunung Salak yang berlokasi di Jawa Barat, dilakukan oleh Star Energy Geothermal Salak (SEGS), 4 sumur standar yang akan dilaksanakan September-Desember 2021.
  3. WK Wayang Windu yang berlokasi di Jawa Barat dilakukan oleh Star Energy Geothermal Wayang Windu Ltd (SEGWWL), 4 sumur standar yang telah dilaksanakan pada Januari-Juli 2021, di mana sudah 2 sumur yang telah dilaksanakan.
  4. WK Patuha yang berlokasi di Jawa Barat dilakukan oleh PT Geo Dipa Energi (GDE), 4 sumur yang akan dilaksanakan pada Mei-November 2021.
  5. WK Dieng yang berlokasi di Jawa Tengah dilakukan oleh PT Geo Dipa Energi (GDE), 3 sumur besar yang dilaksanakan pada Mei-November 2021.
  6. WK Sarulla yang berlokasi di Sumatera Utara dilakukan oleh Sarulla Operation Limited (SOL), 1 sumur standar yang dilaksanakan pada Oktober-Desember 2021.
  7. WK Sorik Marapi yang berlokasi di Sumatera Utara dilakukan oleh Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP), 13 sumur besar dilaksanakan pada Januari-Desember 2021. Di mana sudah terdapat 7 sumur yang telah terealisasi.
  8. WK Rantau Dedap yang berlokasi di Sumatera Selatan dilakukan oleh PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD), 1 sumur besar yang telah dilakukan pada Januari 2021 dan telah terealisasikan.
  9. WK Kaldera Danau Banten yang berlokasi di Banten dilakukan oleh PT SBG, 1 sumur standar dalam konfirmasi.
  10. WK Baturaden yang berlokasi di Jawa Tengah dilakukan oleh PT Sejahtera Alam Energy (SAE), 1 sumur standar yang akan dilaksanakan pada Oktober-Desember 2021.
  11. WK Blawan Ijen yang berlokasi di Jawa Timur dilakukan oleh PT Medco Cahaya Geothermal (MCG), 1 sumur besar dilakukan pada Juli-September 2021.
  12. WK Telaga Ngebel yang berlokasi di Jawa Timur dilakukan oleh PT Bakrie Darmakarya Energi (BDE), 2 sumur standar yang alkan dilaksanakan pada September-November 2021.
  13. WK Hu’u Daha yang berlokasi di Nusa Tenggara Barat (NTB) dilakukan oleh PT Sumbawa Timur Mining (STM), 1 sumur slim yang akan dilaksanakan pada Desember 2021.
  14. WK Klabat Wineru yang berlokasi di Sulawesi Utara dilakukan oleh PT Ormat, 2 sumur slim yang akan dilaksanakan pada September-Desember 2021.
BACA JUGA  Tri Mumpuni : UU EBT Hanya Mengakomodir Kepentingan Bisnis Pengusaha Teknologi Hijau

Lebih jauh ia menjelaskan, pelaksanaan pengeboran sumur panasbumi tahun 2021 ini terkendala beberapa hal, salah satunya yakni Pandemi Covid-19, resistensi masyarakat, isu pendanaan proyek meupun realokasi kegiatan teknis sesuai strategi masing-masing badan usaha.

Selain itu juga, pengeboran penasbumi oleh Pemerintah akan dilaksanakan mulai Agustus sebanyak 2 sumur di WK Cisolok-Cisukarame, Jawa Barat dan WK Nage, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sementara, pelaksanaan sumur slim hole akan dilaksanakan pada 2 prospek oleh pelaksana PSPE dan 2 prospek oleh Badan Geologi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *