Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-Pengawas Internal SKK Migas, Irjen Pol. Ibnu Suhaendra, menegaskan bahwa tata kelola yang baik dan integritas merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas negara di sektor hulu migas. Ia menyoroti pentingnya etos kerja, kecepatan, serta ketepatan dalam pengambilan keputusan di tengah tantangan industri energi yang dinamis.
Menurutnya, kolaborasi lintas fungsi dan unit kerja bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus dipimpin secara efektif. Ia mengingatkan seluruh insan SKK Migas bahwa mereka merupakan satu kesatuan garda terdepan dalam menjaga pasokan energi nasional, sehingga kesadaran tanggung jawab harus terus ditingkatkan.
“Transformasi organisasi harus terus didorong melalui sinergi tanpa batas agar kontribusi terhadap bangsa dan negara semakin nyata,” tegas Ibnu dalam arahannya.
Hal ini disampaikan Ibnu saat kegiatan penguatan strategi kerja dan budaya organisasi guna mendorong kinerja unggul serta peningkatan lifting minyak dan gas bumi. Acara yang berlangsung Jumat, 13 Februari 2026 di kantor SKK Migas itu dihadiri jajaran manajemen dan seluruh pekerja, dikutip dari website SKK Migas.
Sementara itu, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen mempererat kebersamaan dan silaturahmi sebelum memasuki bulan puasa. Ia berharap ibadah Ramadan dapat berjalan lancar sekaligus menjadi energi positif dalam pelaksanaan tugas.
Djoko menyebut Ramadan sebagai “detoksifikasi rohani” yang dapat memperkuat integritas sekaligus meningkatkan kualitas hubungan kerja. Meski jam kerja akan mengalami penyesuaian, ia menegaskan target kinerja tetap sama.
“Prioritas harus diatur dengan cermat—mulai dari produksi, penemuan cadangan baru, komersialisasi, percepatan proses, hingga pengawasan. Semua harus berjalan cepat, tepat, dan terukur waktunya,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya empati dan solidaritas sosial selama Ramadan. Kebersamaan yang terbangun di bulan suci diharapkan tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi menjadi energi berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja organisasi.
Dengan penguatan budaya kerja dan strategi ini, SKK Migas berharap dapat menjaga momentum kinerja sektor hulu migas sekaligus memastikan pasokan energi nasional tetap terjaga secara optimal.

