Supreme Energy Apresiasi PLN Atas Pembangunan Transmisi 150 kV Rantau Dadap

Jakarta,ruangenergi.com-PT Supreme Energy selaku pemegang saham dari PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD) mengapresiasi kepada PT Perusahaan Listrik Negara yang sudah lakukan effort luar biasa menyelesaikan pembangunan transmisi yang dihasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Rantau Dadap.

Daya yang dihasilkan dari PLTP Rantau Dedap untuk dipasarkan melalui Sumatra grid line.SUTT ini akan difungsikan terlebih dahulu sebagai suplai daya sementara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Rantau Dadap berkapasitas 86 Mega Watt (MW).

PLN mulai operasikan satu line SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) 150 kV (kiloVolt) Rantau Dadap – Lumut Balai pada Sabtu, (12/6).

“Jadwal awal COD ditargetkan terjadi dibulan Agustus tahun lalu. Karena munculnya pandemi, penyelesaian project menjadi mundur sekitar setahun. Insha Allah COD bisa terjadi di bulan September ini. Terimakasih buat PLN yang sudah melakukan effort yang luar biasa untuk menyelesaikan pembangunan transmisi untuk mengevakuasi daya yang dihasilkan dari PLTP Rantau Dedap untuk dipasarkan melalui Sumatra grid line,”kata Executive Vice President of Relations & Support Services Prijandaru Effendi,kepada ruangenergi.com Rabu (16/06/2021),di Jakarta.

Dalam catatan ruangenergi.com,PT. Supreme Energy didirikan pada tahun 2007. Perusahaan ini diciptakan oleh para profesional dengan pengalaman dan pengetahuan yang luas tentang bisnis energi di Indonesia yang telah sangat aktif dan terlibat langsung dalam industri minyak & gas dan dalam pengembangan dan operasi panas bumi di Indonesia selama 40 tahun terakhir. tahun. Supreme Energy menandatangani PPA dengan PLN pada tahun 2012 untuk pengembangan tiga wilayah kerja panas bumi, dan salah satunya adalah PT Supreme Energy Rantau Dedap.

BACA JUGA  BPH Migas : Jargas 1 Harga untuk Keadilan Bagi Rakyat

PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD) didirikan pada tahun 2008 sebagai pemegang Izin Panas Bumi Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Rantau Dedap yang berlokasi di Kabupaten Lahat, Kabupaten Muara Enim dan Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan.

Pada awalnya, Supreme Energy Rantau Dedap merupakan konsorsium dari 3 perusahaan: PT Supreme Energy, Marubeni (perusahaan yang berbasis di Jepang) dan ENGIE (perusahaan yang berbasis di Prancis). Pada Desember 2017, Tohoku Electric Power Co. Inc. (perusahaan yang berbasis di Jepang) bergabung dalam konsorsium tersebut.

Proyek ini terletak di dalam kawasan hutan lindung Bukti Jambul Gunung Patah yang dikelilingi oleh kehidupan masyarakat yang agraris. Sumber panas berada di Bukit Besar dan Anak Bukit Besar dari intrusi yang tertimbun pada zona rekahan cincin kaldera. SERD memulai konstruksi sipilnya pada awal Januari 2013 dan menyelesaikan Ā± 42 km jalan aksesnya. Pada tahun 2015 SERD telah menyelesaikan 6 sumur pemboran: RD-B1, RD-B2, RD-C1, RD-I1, RD-I2, RD-C2, dan pada tahun 2016 menyelesaikan Studi Kelayakan yang mengkonfirmasikan kapasitas cadangan terbukti 92 MW (gross). Untuk tahap 1, 86 MW (net) pembangkit listrik tenaga panas bumi akan dikembangkan dengan Required COD pada tahun 2020.

SERD telah melakukan pemboran 13 sumur eksploitasi dan telah dilakukan uji sumur untuk masing-masing sumur. Untuk pekerjaan sipil, kontraktor EPC memulai proses pengadaan peralatan kritis untuk pembangkit listrik, dan pekerjaan tulangan dan pengecoran beton untuk pondasi bor pada pekerjaan Steam Gathering System. Baru-baru ini, SERD telah melakukan mobilisasi untuk peralatan Power Plan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *