Tahun Baruan di Lapangan, Bos Pertamina Drilling Temui ‘Pejuang Energi’ di Berbagai Rig

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com- Di saat hiruk-pikuk perayaan malam pergantian tahun 2025 ke 2026 menggema di berbagai kota, suasana berbeda justru terasa di lini depan operasional energi nasional. Tidak ada kata libur bagi para pejuang energi, dan kali ini, mereka tidak sendirian.

Jajaran Direksi PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memilih untuk “turun gunung” melakukan Management Walkthrough (MWT) secara serentak ke sejumlah rig pengeboran migas yang tetap beroperasi penuh di momen pergantian tahun, 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

Langkah ini bukan sekadar kunjungan seremoni. Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menegaskan bahwa kehadiran manajemen di tengah libur panjang adalah upaya krusial untuk memastikan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) tetap terjaga di level tertinggi. Momen liburan kerap dianggap memiliki risiko operasional lebih tinggi karena faktor kelelahan atau euforia, sehingga pengawasan ekstra menjadi mutlak.

“MWT ini kami lakukan untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas operasional di masa pergantian tahun tetap berada dalam kondisi aman dan terkendali. Keselamatan pekerja adalah prioritas utama,” tegas Avep saat berada di lokasi.

Lebih dari sekadar inspeksi teknis, Avep menyebut kunjungan ini adalah bentuk dukungan moral bagi para kru yang harus berpisah dengan keluarga demi tugas negara.

“Kami ingin memastikan rekan-rekan di lapangan merasakan kehadiran dan perhatian manajemen. Kehadiran kami bukan hanya untuk mengawasi, tapi menyemangati,” tambahnya.

Untuk memastikan jangkauan pengawasan yang merata, para direksi menyebar ke empat titik vital operasi pengeboran (rig) yang berbeda: Avep Disasmita (Direktur Utama) meninjau langsung Rig PDSI#40.3/DS1500-E di Field Cepu. Aziz Muslim (Direktur Operasi) memastikan keamanan di Rig PDSI#12.3/N110-M3, Field Jatibarang. Jufrihadi (Direktur Pemasaran dan Pengembangan) mengunjungi Rig PDSI#15.3/N110-M2 di Field Subang. Theo Satria (Direktur Keuangan dan Penunjang Bisnis) bertolak ke Rig PDSI#50.2/N550-E di Field Duri.

Di lokasi-lokasi tersebut, manajemen berdialog langsung dengan kru, mengecek kesiapan alat tanggap darurat, serta memastikan kondisi fisik dan mental (fit-to-work) seluruh personel.

Dengan komunikasi yang erat antara pimpinan dan tim lapangan, Pertamina Drilling optimistis operasional pengeboran nasional akan berjalan lancar tanpa insiden (Zero LTI), sekaligus menjamin pasokan energi bagi masyarakat tetap aman selama momen Natal dan Tahun Baru.