Talkshow Energy Connect 5.0 Siapkan Gen Z Masuk Dunia Kerja Sektor Energi

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta, ruangenergi.com – Talkshow Energy Connect 5.0 yang diselenggarakan oleh Bicara Energi di bawah naungan IPA Convex bukan sekadar forum diskusi, melainkan langkah nyata dalam menyiapkan generasi muda menghadapi dunia kerja sektor energi yang semakin kompleks dan strategis. Mengusung tema _“Beyond the Barrels: Innovation and the Future of Energy Sector,” kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (24/1/2026) bertempat di Kantor Dyandra Promosindo, Gelora Tanah Abang, Jakarta Pusat. Acara ini diikuti lebih dari 60 mahasiswa terpilih dari universitas ternama di Jabodetabek.

Direktur Eksekutif Indonesian Petroleum Association (IPA), Marjolijn Wajong hadir dan membuka sambutan dengan hangat dan menyampaikan bahwa IPA merupakan wadah para pelaku industri sektor energi untuk saling bertukar informasi dan menjembatani antara pemerintah dengan pelaku industri.

Dalam sesi ini hadir Chairperson IPA Convex 2026, Hariadi Budiman, serta Human Resources & General Affairs Senior Manager PT Donggi Senoro LNG, Dea Rehenda Ginting. Keduanya menegaskan bahwa tantangan sektor energi ke depan membutuhkan talenta muda yang tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga siap secara mental, keterampilan, dan pemahaman industri sejak di bangku kuliah.

Dalam paparannya, Hariadi Budiman menekankan bahwa sektor energi memiliki karakter industri yang sangat spesifik dan tidak bisa dipelajari hanya dari ruang kelas.

“Di mana ada sumber daya energi, di situ lah harus diolah dengan nilai komersial yang baik. Setiap kilang dirancang untuk muatan dan kapasitas oil dan gas tertentu dengan spesifikasi khusus. Apalagi melihat kondisi saat ini, semakin besar kebutuhan energi juga sebanding dengan semakin baik tingkat kenyamanan hidup, sehingga pemerintah terus mendorong ketahanan energi nasional untuk memenuhi hal tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Dea Rehenda Ginting menyoroti pentingnya kesiapan mahasiswa sejak dini agar tidak mengalami culture shock saat masuk dunia kerja. Ia membagikan strategi konkret dalam menyiapkan Curriculum Vitae (CV) yang relevan dengan kebutuhan industri.

“IPK bagus adalah sebagai pembuka, bukan penentu diterima atau tidaknya seseorang di suatu perusahaan, terutama untuk teman-teman disini yang akan jadi fresh graduate, CV harus menunjukkan kejelasan, dampak dari apa yang kita lakukan, dan keterampilan yang kita miliki, dilengkapi foto profesional serta pencapaian yang relevan,” ujarnya.

Melalui pendekatan yang langsung menyentuh realitas industri, Talkshow Energy Connect 5.0 ini mendorong dan menyiapkan generasi muda masuk sektor energi bukan sekadar wacana, melainkan investasi serius untuk memastikan keberlanjutan industri energi nasional melalui talenta yang siap pakai sejak hari pertama bekerja.