Sumatera Utara, ruangenergi.com — Institut Teknologi PLN (ITPLN) menjalankan strategi micro-targeting dengan menyasar sekolah-sekolah unggulan di Sumatra Utara dalam rangka sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026–2027. Langkah ini dilakukan untuk menjaring talenta terbaik daerah yang disiapkan menjadi sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor energi, khususnya green jobs.
Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Usaha ITPLN, Dr. Ir. M. Ahsin Sidqi, M.M., IPU., ASEAN Eng., QRGP, saat kegiatan sosialisasi PMB ITPLN di Sumatra Utara, Senin-Selasa, 2-3 Februari 2026.
“Hari ini kami menjalankan strategi micro-targeting dengan mengunjungi sekolah-sekolah terbaik. Targetnya jelas, menjaring talenta unggul untuk menjadi talent pool PT PLN serta industri lain di sektor energi, bahkan sampai ikatan kerja,” ujar Ahsin di Sumatra Utara, Selasa, 3 Februari 2026.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, tim ITPLN mengunjungi sejumlah lokasi, mulai dari SMAN 4 Medan, serta ke SMA DEL Laguboti Toba, salah satu sekolah peraih NEM ujian nasional tertinggi, hingga sosialisasi di PLN UID Sumatera Utara dengan mengundang sekolah-sekolah terbaik di Medan dan sekitarnya.
Sekolah yang hadir antara lain SMA Negeri 1 Binjai, SMA ST Thomas 1, SMA Negeri 5 Binjai, SMA Negeri 4 Medan, SMA Negeri 3 Medan, SMA Negeri 2 Medan, SMA Negeri 1 Medan, SMA Negeri 5 Medan, SMAS Sutomo Medan, SMAS Plus Sedayu Medan, MAN 1 Medan, dan MAN 2 Medan.
Ahsin menjelaskan, sosialisasi ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan ITPLN, tetapi juga membangun silaturahmi serta menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja di sektor energi berkelanjutan.
“Apa yang kami lakukan beberapa hari ini adalah memperkenalkan bagaimana ITPLN bisa menjawab tantangan green jobs dengan putra-putra terbaik dari seluruh Indonesia,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Sekretaris YPK PLN Amiruddin Ginting, Direktur Training Center ITPLN Suharto Wiranu, serta Manajer Bidang Pemasaran dan Admisi ITPLN Andi Dahroni serta manajemen ITPLN lain. Mereka terlibat langsung dalam sesi komunikasi interaktif dengan siswa dan pihak sekolah.
Ahsin juga mengungkapkan rencana pembukaan kelas satelit atau Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) ITPLN di daerah, termasuk Sumatra Utara, agar calon mahasiswa tidak harus menempuh pendidikan di kampus utama Jakarta.
“Untuk Sumatra Utara, kami akan membuka kelas satelit. Jadi putra-putra terbaik tidak harus sekolah di Jakarta, tetapi bisa berjuang dari daerahnya sendiri. Aspirasi daerah untuk membuka cabang-cabang ITPLN sebentar lagi akan terwujud,” katanya.
Ia menyebut, program ini merupakan tawaran besar bagi daerah untuk mencetak generasi muda yang siap menjadi bagian dari transisi energi nasional.
“Pada akhirnya, putra-putra terbaik ini kami harapkan hadir menjadi generasi transisi energi untuk Indonesia,” kata Ahsin.
Diketahui, ITPLN telah membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang I untuk tahun akademik 2026-2027. Pendaftaran Gelombang I berlangsung mulai 6 Januari hingga 7 Februari 2026 dan menawarkan sejumlah keuntungan bagi calon mahasiswa.
Pada pendaftaran Gelombang I, calon mahasiswa berkesempatan memperoleh potongan Biaya Pengembangan dan Pendidikan (BP3) hingga 50 persen, potongan biaya formulir, serta kesempatan mengikuti Program Ikatan Kerja. Program ini membuka peluang bagi lulusan ITPLN untuk berkarier di sektor energi, termasuk di lingkungan PLN Group.
ITPLN juga menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi internasional sebagai bagian dari penguatan mutu akademik dan daya saing lulusan di tingkat global.













