Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-Kabar penting datang dari sektor hulu migas nasional. Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, memastikan revisi Plan of Development (PoD) proyek raksasa gas Blok Masela yang dioperasikan Inpex Masela Ltd telah mendapatkan persetujuan pemerintah.
Kepastian itu disampaikan Djoko saat berbincang dengan RuangEnergi.com, Sabtu (21/2/2026). Saat ditanya apakah revisi PoD sudah disetujui, Djoko menjawab singkat namun tegas, “Sudah ok.”
Persetujuan tersebut menandai fase krusial bagi proyek strategis nasional itu. Artinya, kontraktor kini siap melangkah ke tahap pengembangan lapangan gas raksasa di Laut Arafura tersebut.
Ketika dikonfirmasi lebih lanjut apakah persetujuan itu berarti dokumen telah ditandatangani dan proyek siap dikembangkan, Djoko kembali memastikan, “Iya.”
Langkah berikutnya bukan langsung konstruksi fasilitas utama, melainkan tahap awal pekerjaan lapangan. Menurut Djoko, agenda terdekat adalah groundbreaking pembangunan infrastruktur dasar.
Saat ditanya kapan kegiatan tersebut dimulai, ia memastikan jadwalnya sudah dekat: bulan depan.
Persetujuan revisi PoD Masela selama ini menjadi salah satu penentu percepatan proyek gas terbesar Indonesia yang telah lama dinanti investor dan pemerintah daerah. Dengan restu tersebut, proyek memasuki fase nyata di lapangan—dimulai dari pembangunan akses dan kesiapan lokasi fasilitas LNG darat (Onshore LNG/OLNG).
Bagi industri migas nasional, sinyal ini penting. Selain membuka jalan bagi investasi besar, perkembangan Masela juga diharapkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia sekaligus memperkuat pasokan gas jangka panjang nasional.
Jika tahapan awal berjalan sesuai rencana bulan depan, maka proyek yang telah melewati perjalanan panjang perencanaan ini akhirnya benar-benar memasuki fase implementasi fisik di lapangan.


