Dukung Modernisasi Industri, ABB Resmi Rilis System 800xA 7.0 DCS

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-Perusahaan teknologi global ABB resmi meluncurkan versi terbaru dari Distributed Control System (DCS), yakni ABB Ability™ System 800xA® 7.0. Pembaruan sistem ini dirancang untuk memfasilitasi operator industri dalam melakukan modernisasi menuju otomatisasi generasi berikutnya tanpa menyebabkan gangguan pada operasional yang sedang berjalan.

Berstatus sebagai rilis Long Term Support (LTS), System 800xA 7.0 menjamin operasi sistem yang stabil dan dapat diprediksi, baik untuk instalasi eksisting maupun proyek baru. Sistem ini memberikan cakupan siklus hidup yang lebih panjang, sehingga proses upgrade di masa mendatang dapat dilakukan dengan gangguan minimal.

System 800xA 7.0 tercatat sebagai DCS pertama yang mengadopsi program Automation Extended dari ABB. Sistem ini beroperasi menggunakan arsitektur “separation of concerns”, yang secara aman memisahkan lingkungan kontrol utama pabrik dengan lingkungan digital.

Melalui pendekatan ini, pelaku industri dapat mengadopsi teknologi digital secara bertahap—seperti pemantauan kinerja sistem, analitik lanjutan, dan aplikasi pendukung keputusan berbasis Kecerdasan Buatan (AI)—tanpa memengaruhi lapisan kontrol mission-critical yang menjaga mesin pabrik beroperasi dengan aman.

“System 800xA 7.0 menandai langkah penting kami untuk menghadirkan inovasi dengan tetap menjaga kesinambungan,” kata Stefan Basenach, Senior Vice President ABB Automation Technology.

Menurut Basenach, pelaku industri saat ini membutuhkan kemampuan untuk melakukan modernisasi sesuai kecepatan mereka sendiri sambil tetap melindungi sistem operasional yang telah terpasang. “Versi 7.0 ini tidak hanya memperkuat kapabilitas inti sistem kontrol, tetapi juga membuka jalan menuju fungsionalitas Automation Extended, sehingga teknologi digital generasi berikutnya dapat diadopsi secara bertahap tanpa gangguan,” jelasnya.

Selain arsitektur baru, peluncuran System 800xA 7.0 juga menghadirkan sejumlah pembaruan teknis untuk meningkatkan fleksibilitas dan keamanan sistem kontrol industri:

  • Pembaruan Modular (Extension Packs): Memperkenalkan metode pengiriman perangkat lunak melalui Extension Packs. Hal ini memungkinkan pembaruan fitur baru secara terpisah tanpa mengharuskan pengguna melakukan upgrade sistem dasar secara besar-besaran, sehingga menurunkan risiko dan biaya operasional.

  • Perluasan Dukungan OS dan Virtualisasi: Mendukung sistem operasi Windows Server 2025/2022 dan Windows 11/10. Sistem ini juga kompatibel dengan platform virtualisasi seperti VMware dan Microsoft Hyper-V.

  • Penguatan Keamanan Siber: Mengintegrasikan perlindungan malware bawaan dari Microsoft Defender, manajemen sertifikat yang ditingkatkan, serta pemenuhan standar keamanan siber industri IEC 62443.

  • Peningkatan Konektivitas dan Skalabilitas: Dilengkapi peningkatan fungsionalitas OPC UA client/server, integrasi perangkat Ethernet-APL, serta dukungan standar MTP terbaru untuk memenuhi kebutuhan produksi modular yang terus berkembang.

Melalui pembaruan ini, ABB menargetkan peningkatan fleksibilitas bagi sektor industri untuk menjaga sistem kontrol mereka tetap aman, mutakhir, dan siap menghadapi tuntutan era digital.