Luar Biasa ! Pertamax Series Jadi Primadona Lebaran 2026, Konsumsi Melonjak Tajam

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com— Momentum arus mudik dan balik Lebaran tahun ini tak hanya dipadati kendaraan, tetapi juga diwarnai lonjakan signifikan konsumsi bahan bakar berkualitas. Produk andalan PT Pertamina (Persero), yakni Pertamax Series, tampil sebagai pilihan utama masyarakat dalam menunjang perjalanan jarak jauh yang lebih nyaman dan efisien.

Selama periode Ramadan hingga Idulfitri 2026, konsumsi Pertamax Series tercatat meningkat tajam dibandingkan rata-rata harian Januari 2026. Fenomena ini mencerminkan pergeseran preferensi masyarakat yang semakin mengutamakan kualitas bahan bakar untuk menjaga performa kendaraan, terutama di tengah kondisi lalu lintas yang padat dan dinamis.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyebutkan bahwa perjalanan mudik dengan jarak tempuh panjang menjadi faktor utama di balik lonjakan ini.

“Masyarakat kini semakin sadar pentingnya bahan bakar berkualitas agar kendaraan tetap optimal selama perjalanan,” ujarnya.

Data menunjukkan, pada H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026—salah satu puncak arus mudik—konsumsi Pertamax (RON 92) meningkat sebesar 11,8 persen dibandingkan kondisi normal. Namun, lonjakan paling mencolok terjadi pada Pertamax Green (RON 95) yang melesat hingga 94,7 persen. Kenaikan ini menandakan meningkatnya minat terhadap bahan bakar ramah lingkungan.

Tak ketinggalan, Pertamax Turbo yang ditujukan untuk kendaraan berperforma tinggi juga mengalami peningkatan konsumsi sebesar 34,5 persen.

Lonjakan mobilitas masyarakat selama musim libur Lebaran memang menjadi faktor pendorong utama. Untuk mengantisipasi kebutuhan energi tersebut, Pertamina telah menyiapkan berbagai langkah strategis, mulai dari penambahan stok hingga penyediaan layanan tambahan di jalur mudik dan destinasi wisata.

Layanan tersebut meliputi SPBU Siaga 24 jam, motorist pengantar BBM dan LPG, serta titik layanan energi di berbagai lokasi strategis. “Kami ingin memastikan perjalanan masyarakat tetap nyaman hingga arus balik selesai,” kata Baron.

Meski demikian, Pertamina juga mengingatkan pentingnya konsumsi energi secara bijak. Di tengah dinamika global, termasuk konflik di Timur Tengah yang turut memengaruhi sektor energi, masyarakat diimbau untuk menggunakan BBM dan LPG sesuai kebutuhan.

Sebagai perusahaan yang berperan penting dalam transisi energi, Pertamina terus berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060. Upaya ini dilakukan melalui berbagai program berkelanjutan yang selaras dengan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) dan target Sustainable Development Goals (SDGs).

Lebaran 2026 pun menjadi bukti bahwa di tengah tradisi mudik yang terus berlangsung, kesadaran masyarakat terhadap kualitas dan keberlanjutan energi juga semakin meningkat.