Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau tidak mengganggu keselamatan operasi kegiatan hulu minyak dan gas bumi di wilayah terdekat. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memastikan kegiatan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) tetap berjalan dengan mengutamakan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan, K3S yang berada paling dekat dengan kawasan Krakatau, PT Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatra (PHE OSES), masih beroperasi dengan aman.
“K3S terdekat dengan Krakatau PHE OSES, beroperasi dengan aman,” kata Djoko Siswanto dalam laporan pada Minggu (6/9/2026).
Menurut Djoko, kondisi aktivitas Gunung Anak Krakatau juga menjadi perhatian dalam pengaturan mobilisasi pekerja. Untuk sementara, pergantian kru atau crew change dilakukan menggunakan kapal boat.
Sementara itu, penggunaan helikopter belum diperbolehkan untuk mendukung mobilisasi kru.
“Crew change pakai kapal boat, sementara helikopter belum boleh terbang,” ujar Djoko, seperti diceritakan kepada ruangenergi.com
Langkah tersebut menunjukkan bahwa aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam operasional hulu migas di tengah aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Mobilisasi pekerja dilakukan dengan menyesuaikan kondisi lapangan dan pembatasan keselamatan yang berlaku.
SKK Migas bersama PHE OSES terus memperhatikan perkembangan kondisi di sekitar wilayah operasi untuk memastikan kegiatan hulu migas tetap berlangsung secara aman dan terkendali.
Bagi industri hulu migas, keselamatan menjadi prioritas utama. Produksi tetap dijaga, namun mobilisasi personel dilakukan secara hati-hati dengan menyesuaikan kondisi dan risiko di lapangan.


