Akhirnya, Bahlil Lakukan First Welding CISEM DUA

Batang, Jawa Tengah, ruangenergi.com-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (MESDM) Bahlil Lahadalia, Senin (30/09/2024), melakukan seremoni First Welding Pipa Transmisi Cirebon-Semarang Tahap Dua di Kawasan Industri Terpadu Batang,Jawa Tengah.

Di dalam sambutannya, Bahlil mengakui banyak kawasan industri hanya memikirkan bagaimana caranya agar property atau tanah laku dijual, bukan memikirkan multiplayer effect dari sebuah proses investasi.

Salah satu yang perlu dipikirkan di kawasan industri adalah ketersediaan sumber energi yang memadai.

“Salah satu cara untuk menarik investor ke KIK Batang, adalah gas. Nah gas ini jangan mahal (harganya). Tapi memang kalau pembangunannya tidak pakai uang negara, pasti PGN menerapkan toll fee gas yang mahal.CISEM Satu dan CISEM Dua itu seperti jalan tol. Cuma tol versi ini tol versi gas. Nah gasnya dari Jawa Timur, tidak ada infrastruktur yang masuk ke Jawa Tengah. Kalau PGN yang membangun pipa, toll fee nya tambah mahal lagi. Jadi judulnya mahal sama-sama,” kata Bahlil dalam sambutan saat seremoni First Welding CISEM Dua, di KEK Batang, Jawa Tengah, yang dihadiri langsung ruangenergi.com.

Seremoni ini menandakan dimulainya pekerjaan konstruksi pipa transmisi Cirebon-Semarang Tahap Dua.

“Pemanfaatan gas bumi di dalam negeri sekitar 60-65% dari total produksi. Gas bumi banyak digunakan untuk sektor industri seperti pupuk, listrik, dan petrokimia, transportasi, serta kebutuhan rumah tangga. Infrastruktur energi yang memadai merupakan prasyarat utama bagi keberhasilan pembangunan nasional. Tanpa dukungan infrastruktur yang kuat dan berkesinambungan, pembangunan akan terhambat,”kata Bahlil dalam sambutannya.

Bahlil bercerita, jikalau swasta murni yang membangun pipa gas, tidak akan dapat harga gas yang semurah mungkin dan terjangkau. Maka tidak mau, pemerintah mengintervensi pembangunannya di APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).

“Alhamdulilah sekarang kita sudah masuk ke fase kedua. Fase pertama 60 (enam puluh) kilometer, dan fase kedua ini 200 (dua ratus) kilometer lebih,” cetus Bahlil dengan semangat.

Seremoni Fist Welding Cisem Dua dihadiri oleh Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, PLT Dirjen Migas Dadan Kusdiana, Dirut PGN Arief Handoko, Dirut Pertagas Gamal Iman Santoso, dan Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana.

Dalam catatan ruangenergi.com, bahwa  pembangunan infrastruktur energi seperti jaringan pipa gas bumi, pembangkit listrik, dan distribusi energi menjadi prioritas untuk memenuhi kebutuhan energi nasional yang terus meningkat.

Proyek CISEM Dua ini bertujuan untuk menghubungkan jaringan pipa transmisi Sumatera, Jawa Bagian Barat, dan Jawa Bagian Timur dalam rangka memperkuat rantai suplai gas bumi secara nasional.

Proyek ini diharapkan mampu menyediakan pasokan gas bumi yang terjangkau, berkelanjutan, dan memadai bagi sektor-sektor strategis, termasuk industri besar seperti kilang BBM Pertamina di Cilacap dan Balongan.

Menyukseskan pembangunan infrastruktur energi, khususnya pipa transmisi gas bumi, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.

Proyek ini memerlukan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah, BUMN, pelaku industri, dan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *