Rooftop anang

Anang Riskani Noor: Saya Bebas Bayar Listrik

Jakarta,RuangEnergi.com-Praktisi Pertambangan Anang Riskani Noor berharap agar bahan baku membuat panel atau panel surya ada insentif supaya lebih rendah harga panel tersebut.

Di sisi lain, perlu ada  policy (kebijakan), bagaimana agar bisa mendorong orang berpindah ke energi terbarukan, supaya meringankan beban pemerintah dan ramah lingkungan.

anang riskani noor

“Bahan baku membuat panel atau panel surya ada insentif supaya lebih rendah harga panel,kompensasi harga listrik yang dipasok oleh panel surya ke PLN bisa lebih besar. Saat ini 65% dari harga per kwh yang dibayar pelanggan,” kata Anang Riskani Noor dalam bincang santai dengan ruangenergi.com beberapa waktu lalu, di Jakarta.

Anang,yang juga menjabat sebagai petinggi di tambang Nusa Halmahera Minerals (NHM), bercerita dirinya  sukses menekan pengeluaran bulanan rumahnya dengan memasang solar panel berkapasitas 3000 watt. PLTS Rooftop terpasang di rumah Anang. PLTS Rooftop On Grid (PLTS Atap / Surya Atap / Solar Rooftop) adalah sistem pembangkitan listrik matahari dimana PLTS beroperasi paralel dengan grid.

BACA JUGA  Produktif Saat Pandemi, Program “Super Wow” PLN UID Jakarta Gaet 43.583 Ribu Pelanggan.

Panel surya terpasang di rumahnya di kawasan Ciganjur dengan hanya menyiapkan uang dikisaran 40-an juta rupiah.

” Harga ini  untuk 3000 watt semuanya.Dimana per panel 375 watt. Ada macem-macem wattnya per panel. ada yang lebih kecil. Nah dalam 3 tahun impas dan kita untung selanjutnya. Saya sudah tidak lagi membayar tagihan listrik karena listrik di rumah dari panel surya.Seneng, akhirnya sudah tidak tergantung lagi kepada listrik dari PLN, bahkan bisa mensuplai listrik kepada mereka ,”ungkap Anang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *