BREAKING NEWS: Kontrak Gas Super Penting! 2 TCF Tangkulo Siap Menerangi Aceh & Sumut

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Denpasar, Bali, ruangenergi.com– Sektor energi Indonesia mencatat babak baru yang krusial. Mubadala Energy, perusahaan energi internasional yang berbasis di Abu Dhabi, dan PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), Subholding PLN di bidang energi primer, resmi meneken Heads of Agreement (HoA). Kerangka kerja penting ini adalah langkah awal menuju jual beli gas masif dari lapangan gas di Laut Andaman.

Penandatanganan ini bukan sekadar kesepakatan bisnis, melainkan sebuah tonggak strategis yang ditujukan untuk meningkatkan ketahanan dan keamanan energi nasional.

Kemitraan ini berfokus pada pengoptimalan gas bumi yang lebih bersih dan bersumber dari dalam negeri. Tujuannya jelas: memastikan keandalan pasokan listrik sekaligus mendukung transisi energi Indonesia.

HoA ini secara spesifik akan memprioritaskan pasokan gas bagi wilayah Sumatera Utara dan Aceh. Fokus utama terletak pada potensi cadangan gas raksasa di Lapangan Tangkulo, Blok South Andaman, yang terletak sekitar 65 kilometer lepas pantai utara Sumatera. Cadangan di Tangkulo diperkirakan mencapai lebih dari 2 Triliun Kaki Kubik (TCF)!

“Kesepakatan ini mencerminkan komitmen kami terhadap masa depan energi Indonesia,” ujar Abdulla Bu Ali, President Director Mubadala Energy Indonesia, pada Jumat, 28 November 2025. “Dengan bekerja sama dengan PLN EPI, kami bertujuan untuk menghadirkan solusi energi yang andal dan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan domestik serta memperkuat keamanan energi nasional.”

Abdulla Bu Ali juga menekankan bahwa HoA ini adalah “langkah penting dalam rencana pengembangan proyek gas Tangkulo di Blok South Andaman.”

Kebutuhan energi, khususnya sektor kelistrikan di Indonesia, diproyeksikan tumbuh rata-rata 5,3% per tahun hingga 2034. Angka ini menuntut pengembangan infrastruktur dan diversifikasi sumber pasokan yang agresif untuk menjamin ketahanan energi jangka panjang.

Rakhmad Dewanto, Direktur Utama PLN Energi Primer Indonesia, menyambut baik pengembangan Lapangan Tangkulo oleh Mubadala Energy. “Kolaborasi ini menjadi bagian dari pengembangan portofolio pasokan gas untuk kelistrikan dalam rangka mendukung ketahanan energi dan transisi energi di Indonesia,” jelasnya.

Penandatanganan HoA ini turut disaksikan oleh Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto. Kehadirannya menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong kolaborasi industri untuk memenuhi kebutuhan energi domestik.

“Penandatanganan HoA ini merupakan tonggak penting dalam pengembangan Proyek Tangkulo,” kata Djoko Siswanto.

Kolaborasi ini menggabungkan keahlian global dan keunggulan operasional Mubadala Energy dengan rencana pertumbuhan dan kapabilitas domestik PLN EPI. Hasilnya diharapkan menjadi solusi yang menjamin energi andal dan berkelanjutan bagi jutaan masyarakat Indonesia, sejalan dengan strategi nasional untuk mengoptimalkan sumber daya domestik dan mendorong ekosistem energi yang tangguh.

HoA ini akan menjadi landasan untuk pembahasan lebih lanjut mengenai kerangka teknis dan komersial, menegaskan peran Mubadala Energy sebagai mitra jangka panjang dan PLN EPI sebagai pemimpin inisiatif pasokan energi nasional.