Hot Info: Humpuss Akuisisi Blok Migas Batanghari di Jambi, Hulu Migas Nasional Kembali Menggeliat

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-Industri hulu migas nasional kembali menunjukkan geliat positif PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), Anak perusahaan Humpuss yang bergerak di jasa transportasi laut LNG, minyak, dan petrokimia, serta manajemen kapal dan awak, dikabarkan baru saja mengakuisisi Blok Migas Batanghari, sebuah wilayah kerja migas onshore di Provinsi Jambi, Sumatra.

Dalam transaksi tersebut, Humpus menguasai 90 persen participating interest (PI), sementara 10 persen sisanya tetap dipegang pemilik eksisting. Masuknya Humpus sebagai pemegang saham mayoritas menandai langkah agresif perusahaan nasional dalam memperkuat portofolio bisnis hulu migas.

Blok Batanghari sendiri berlokasi di wilayah Sub-Cekungan (Sub-Basin) Jambi, kawasan yang dikenal memiliki sejarah panjang produksi minyak dan gas. Secara administratif, blok ini berada di sekitar Kabupaten Batanghari dan wilayah sekitarnya. Area ini selama bertahun-tahun menjadi salah satu tulang punggung kegiatan migas darat di Sumatra.

Sebelumnya, Blok Batanghari dikelola oleh pemegang izin lama dengan skala operasi terbatas. Masuknya Humpus dinilai akan membawa pendekatan baru yang lebih agresif, baik dari sisi optimalisasi lapangan eksisting maupun potensi pengembangan lanjutan.

Pelaku industri menilai akuisisi ini sebagai sinyal kebangkitan investasi hulu migas, khususnya oleh perusahaan nasional. Di tengah upaya pemerintah mendorong ketahanan energi dan peningkatan lifting, langkah Humpus dinilai sejalan dengan arah kebijakan nasional.

“Masuknya pemain nasional dengan penguasaan mayoritas menunjukkan kepercayaan terhadap prospek hulu migas Indonesia,” ujar sumber industri bercerita kepada ruangenergi.com, Jumat (30/01/2026), di Jakarta.

Dengan menguasai 90 persen PI, Humpus kini berada pada posisi strategis untuk menentukan arah pengembangan Blok Batanghari. Jika dikelola optimal, blok ini diyakini mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap produksi migas sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.

Akuisisi Blok Batanghari sekaligus mempertegas bahwa industri hulu migas Indonesia belum habis, dan justru mulai kembali menarik bagi investor domestik.

Dalam catatan ruangenergi.com, Blok Batanghari merupakan area kerja hulu migas onshore yang berada di bagian barat laut Sub-Basin Jambi, di Provinsi Jambi (Sumatra Tengah), Indonesia. Wilayah ini termasuk dalam struktur geologi Jambi Sub-Basin yang terkenal dengan potensi minyak dan gasnya.

Blok Batanghari diketahui pernah dikelola oleh konsorsium yang dipimpin CNOOC (China National Offshore Oil Company) ketika memenangkan tender pada periode awal blok ini ditawarkan.

Menurut info, waktu itu, ada aktivitas eksplorasi dan pengembangan terkait North West Kenanga Field di Blok Batanghari yang dimiliki oleh PT Gregori Gas Perkasa sebagai peserta proyek gas di area blok tersebut.

Ruangenergi.com bertanya kepada salah satu pejabat di anak usaha HUMI yakni PT PCS Internasional, namun tidak dijawab.

Info yang didapat ruangenergi.com, beberapa entitas di bawah HUMI juga sedang direncanakan go-public atau ekspansi mandiri, misalnya PT PCS Internasional dan Humpuss Transportasi Curah (HTC) sebagai calon emiten masa depan.