KESDM Sebut Corona Jadi Penyebab Uji Coba B40 Tertunda

Jakarta, Ruangenergi.com  – Wabah corona yang melanda Indonesia dipastikan berdampak pada berbagai sektor. Salah satunya adalah perubahan rencana pemerintah untuk mengimplementasikan program biodiesel 40 persen (B40). 
Sebelum ada wabah, pemerintah melalui Kementerian ESDM merencanakan uji terbatas B40 dilakukan pada Maret 2020 ini. Namun karena yang terdampak wabah semakin banyak maka program B40 mundur.
“Keharusan pegawai untuk work from home (WFH) dalam rangka memutus rantai virus membuat uji teknis tidak bisa dilakukan,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana di Jakarta, Selasa (31/3).
Dikatakannya perlu ada penjadwalan ulang terkait rencana uji terbatas tersebut. Saat ini jajarannya sebagai penanggung jawab program B40 sudah mempersiapkan apa saja yang dibutuhkan untuk uji teknis tersebut.
“Uji teknis B40 sekarang sedikit disesuaikan karena situasi pegawai yang diharuskan WFH. Kami sedang menjadwal ulang kegiatan uji terbatas, mestinya sudah dimulai minggu ini. Saya masih melihat situasi dan arahan dari pemerintah terkait dengan pencegahan Covid-19,” papar Dadan.
Ia mengatakan, hingga kini sudah dilakukan pemilihan sample B40 yang berasal dari biodiesel eksisting atau yang sedang dipergunakan untuk B30 saat ini dengan meningkatkan kualitas. “Biodiesel yang semakin ditingkatkan speknya (misalkan kandungan airnya lebih rendah atau pengotor yang lebih sedikit),” jelas Dadan.
Masih menurut Dadan, meskipun uji teknis terhambat tapi ia masih optimis hasil uji coba B40 bisa didapatkan di tahun ini. Target Balitbang Kementerian ESDM sendiri bisa mendapatkan rekomendasi teknis untuk uji coba ke tahap selanjutnya pada Juli mendatang. “Kami tetap mentargetkan agar rekomendasi teknis yang keluar dari uji teknis ini tidak mundur. Rekomendasi ditargetkan bulan Juli,” pungkas Dadan.(RE)

BACA JUGA  Harga BBM Tak Turun, KMPBH Siap Somasi Pemerintan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *