Medco Energi Terus Terapkan Standar ESG Global Terbaik

Jakarta,ruangenergi.com – PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) memiliki misi untuk terus memenuhi permintaan energi dan sumber daya alam berkelanjutan di Asia Tenggara.

Untuk itu, Perseroan berkomitmen menerapkan praktik dan standar global Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) terbaik, termasuk standar Global Reporting Initiative serta Sustainable Development Goals (SDGs) .

Hingga saat ini, MedcoEnergi telah mencapai 90% dari metrik dan target keberlanjutan lima tahun yang ditetapkan dalam Penilaian Materialitas 2018 dengan fokus penguatan kebijakan, tata kelola, sistem, kemampuan, dan budaya keberlanjutan. Selama 2019-2021, peringkat ESG Perseroan dari lembaga MSCI meningkat dari B, menjadi BB kemudian BBB dan skor Sustainalytics meningkat dari 49,9 menjadi 42,2.

Pada 2022, MedcoEnergi terus memperbaiki kinerja dan pengungkapan ESG dengan melakukan pembaruan Penilaian Materialitas untuk menetapkan metrik dan target keberlanjutan 2022-2027. Selain itu juga, menerbitkan laporan Task Force on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD) untuk pertama kalinya dan melaporkan kinerja emisi Perusahaan untuk tahun kedua di platform CDP (sebelumnya dikenal sebagai Carbon Disclosure Project).

BACA JUGA  Ternyata Avtur Pertamina Sudah Hadir di Luar Negeri 7 Tahun Lalu

Pada sesi presentasi wartawan di The 46th IPA CONVEX 2022 di Jakarta, Firman Dharmawan, Senior Manager Corporate Sustanability & Risk Management MedcoEnergi menyatakan bahwa kerangka keberlanjutan Perusahaan memberikan landasan bagi Strategi Perubahan Iklim dan aspirasi emisi Net Zero Perseroan. MedcoEnergi berkomitmen mencapai emisi Net Zero Scope 1 dan 2 pada 2050 dan Scope 3 pada 2060, serta baru-baru ini menerbitkan target interim untuk 2025 dan 2030.

“Kami akan tetap fokus pada peningkatan ESG dengan target yang terukur dalam Strategi Perubahan Iklim dan Transisi Energi. Strategi ini dikembangkan melalui proses multi tahun untuk membangun pemahaman internal dan infrastruktur yang diperlukan dalam mengelola risiko Perubahan Iklim,” kata Firman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *