MT Ketaling Terbakar,Pertamina International Shipping Dukung Upaya Incident Investigation

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Batam,ruangenergi.com-Kobaran api tampak membakar kapal tanker bernama MT Ketaling yang tengah docking di perusahaan galangan kapal di Karimun, PT MOS, Sabtu (10/7) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kapal yang belakangan disebut milik PT Pertamina yang akan dilakukan perbaikan (repair) ini saat kejadian, dalam posisi sedang naik dok di PT MOS, namun terbakar pada bagian depan sebelah kanan. Api membakar bagian geladak utama kapal (main deck).

Insiden terbakarnya kapal tanker tersebut sempat terekam kamera. Bahkan, video tersebut beredar luas di masyarakat melalui jejaring media sosial.

Dalam video yang tayang di youtube berdurasi 2:02, https://www.youtube.com/watch?v=n53BoeApBP0, disebutkan kapal tanker MT Ketaling terbakar saat docking di PT Multi Ocean Shipyard (MOS),Sabtu (10/07/2021) di Karimun,Kepulauan Riau.

Asap tebal membumbung tinggi dari kapal tanker yang terbakar tersebut. Nampak pekerja PT MOS berusaha memadamkan api.

Informasi yang diterima ruangenergi.com,posisi MT.KETALING saat ini berada di Asia Tenggara (koordinat 1.01124 N / 103.33018 E) dilaporkan 15 menit lalu oleh AIS.

Kapal MT.KETALING (IMO: 9179880, MMSI 525008056) adalah Tanker Produk Minyak yang dibangun pada tahun 1998 (23 tahun) dan saat ini berlayar di bawah bendera Indonesia.

Menanggapi pemberitaan di media perihal insiden yang terjadi di MT Ketaling saat melaksanakan Docking Maintenance Rutin atau Servis dan Perbaikan, PT Pertamina International Shipping  sampaikan sebagai berikut :

1. Kejadian insiden terjadi saat MT Ketaling berada di Galangan PT Multi Ocean Shipyard untuk dilakukan Docking Mauntenance Rutin yang mulai dilaksanakan pada tanggal 24 Juni 2021.
2. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu, 10 Juli 2021. Petugas PT MOS di lokasi mendeteksi insiden di area maindeck sebelah kanan pada pukul 15.15 wib. Insiden dapat ditanggulangi tanpa ada korban luka maupun jiwa pada pukul 15.30 wib (Dilakukan selama 15 menit) oleh PT Multi Ocean Shipyard.
3. Paska penanganan insiden PT Multi Ocean Shipyard melaksanakan Incident Investigation dan melanjutkan proses Docking Repair MT Ketaling.

Pertamina International Shipping (PIS) sebagai pemilik kapal, telah menyerahkan MT Ketaling kepada PT Multi Ocean Shipyard (MOS) untuk dilakukan servis dan perbaikan, termasuk aspek safety saat pelaksanaannya.

PIS akan memastikan bahwa upaya pengendalian, pengamanan serta perbaikan Kapal MT Ketaling terus dilaksanakan dan tentunya mendukung pelaksanaan Incident Investigation yang dilakukan oleh PT MOS.

Saat ini, HSSE PT Multi Ocean Shipyard (MOS) terus melakukan investigasi dan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang. Pelaksanaan investigasi tersebut tidak menghentikan proses docking dan MOS tetap berkomitmen untuk menyelesaikan proses docking Kapal MT Ketaling dan mempersiapkan Kapal untuk kembali on operation.

“PT Pertamina International Shipping siap mendukung dan berkoordinasi dalam proses pelaksanaan investigasi yang dilakukan” ujar Arief Sukmara selaku Corporate Secretary PIS.

Sejalan dengan komitmen PIS untuk terus mendistribusikan energi untuk negeri, insiden ini tidak mengganggu kegiatan operasional PIS dalam mendistribusikan energi. Hal ini dapat dipastikan, karena kegiatan MT Ketaling untuk melakukan Docking sudah di Planning oleh manajemen Perusahaan.

“Kegiatan docking ini merupakan kegiatan yang telah terjadwal dan PIS tetap menjamin ketersediaan armada sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap seluruh stakeholder PIS” tutup Arief Sukmara.

Tentang PT Pertamina International Shipping (PIS)

PT Pertamina International Shipping (PIS) merupakan Subholding Company dari PT Pertamina (Persero) yang didirikan sebagai perusahaan dengan visi “Perusahaan Shipping terkemuka di Asia, mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia”. Untuk merealisasikan visi perusahaan yang terus tumbuh-berkembang tersebut, PIS mencanangkan misi sebagai agen pembangunan ekonomi Indonesia dengan operasi yang aman dan berkelanjutan dan menjadi mitra maritim terpercaya dan andal, serta menciptakan nilai bagi para pemangku kepentingan dalam menjalankan bisnisnya. PIS sebagai subholding shipping saat ini bertranformasi dalam bisnisnya menjadi Integrated Marine Logistics Co.