PERHAPI, IAGI dan PERMINAS Sepakat Garap Data Logam Tanah Jarang Nasional

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) bersama Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) menandatangani nota kesepakatan dengan PT Perusahaan Mineral Nasional (PERMINAS) untuk memulai penggarapan data sumber daya dan cadangan mineral logam tanah jarang (LTJ) di Indonesia.

Penandatanganan kesepakatan tersebut dilakukan di kantor PT PERMINAS dan ditandatangani langsung oleh Presiden Direktur PERMINAS Gilarsi Wahyu Setijono, Ketua Umum IAGI STJ Budi Santoso, serta Ketua Umum PERHAPI Sudirman Widhy Hartono. 

Ketua Umum PERHAPI Sudirman Widhy Hartono menjelaskan kerja sama ini mencakup dukungan PERHAPI dan IAGI dalam melakukan pengumpulan, kompilasi, validasi, serta integrasi data terkait sumber daya dan cadangan logam tanah jarang di berbagai wilayah prospektif di Indonesia.

Menurutnya, data yang akan diolah mencakup berbagai informasi teknis penting mulai dari data geologi, geokimia, geofisika, pengeboran, sampling, hasil uji laboratorium, hingga data historis eksplorasi dan informasi teknis lain yang relevan. 

“Hasil dari proses tersebut akan digunakan untuk menyusun laporan estimasi sumber daya dan cadangan logam tanah jarang,” ujar Widhy.

Ia menambahkan, penyusunan laporan estimasi tersebut akan dilakukan oleh Competent Person Indonesia (CPI) sesuai standar dan pedoman yang berlaku di Indonesia, termasuk mengacu pada KCMI Code, sehingga pelaporannya dapat dipertanggungjawabkan secara profesional.

Widhy menilai kesepakatan ini merupakan langkah penting dalam pengembangan mineral logam tanah jarang nasional. Dengan tersedianya data sumber daya dan cadangan yang terverifikasi, pengembangan LTJ di Indonesia diharapkan dapat segera dilakukan secara lebih terencana.

“Diharapkan dalam waktu sesegera mungkin negara kita sudah memiliki data-data mengenai sumber daya dan cadangan mineral logam tanah jarang untuk dapat dikembangkan lebih lanjut,” ujarnya. 

Sebagai informasi, PT PERMINAS merupakan perusahaan yang didirikan oleh BPI Danantara pada 25 November 2025 atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Perusahaan ini difokuskan untuk mengelola mineral strategis dan kritis, terutama logam tanah jarang, secara terintegrasi dari hulu hingga hilir. 

Selain kegiatan eksplorasi dan penambangan, PERMINAS juga akan mengembangkan pengolahan LTJ hingga industri turunannya, termasuk logam dasar dan pengolahan limbah. Perusahaan ini juga disiapkan untuk menjalankan penugasan khusus pemerintah dalam pengelolaan tambang negara serta mendorong peningkatan kapabilitas teknologi nasional di sektor mineral strategis.