Pertamina Resmi Operasikan 13 Unit Pertashop di Propinsi Jambi

Jakarta, Ruangenergi.com – Sesuai target Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri untuk mencukupi kebutuhan energi masyarakat di pedesaan, hingga saat ini PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) telah mengoperasikan 13 unit Pertashop di Propinsi Jambi.

Menurut Region Manager Communication, Relations & CSR Sumbagsel, Dewi Sri Utami, saat ini pihaknya sudah mengoperasikan 33 unit Pertashop yang terdiri dari 13 unit atau 39% resmi beroperasi di wilayah Propinsi Jambi, 5 unit lainnya tersebar di Provinsi Sumatera Selatan 2 unit di Bangka Belitung, 9 di Lampung dan 4 di Provinsi Bengkulu.

“Secara bertahap kami terus mendorong pembangunan Pertashop, dimana saat ini beberapa unit diantaranya tengah dalam proses instalasi, persiapan lahan, dan ada yang tengah memasuki fase kerjasama,” kata Dewi dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Jumat (25/9/2020).

Pertashop merupakan lembaga penyalur resmi Pertamina dengan skala yang lebih kecil, untuk melayani kebutuhan BBM berkualitas seperti Pertamax, Bright Gas, dan pelumas Pertamina yang belum terlayani oleh penyalur resmi Pertamina lainnya seperti SPBU. Pertashop menghadirkan produk dengan kualitas dan harga yang sama dengan SPBU, takaran yang tepat serta memperhatikan adanya faktor keamanan. Adapun BBM dipasok melalui Fuel Terminal atau TBBM Pertamina terdekat.

“Dengan harga dan kualitas yang sama dengan SPBU, diharapkan keberadaan Pertamina makin dirasakan manfaatnya khususnya oleh masyarakat pedesaan,” imbuh Dewi.

Pertashop menjadi bagian penting program One Village One Outlet (OVOO) yang bertujuan untuk menjangkau wilayah terpencil yang belum terlayani oleh SPBU reguler, sehingga masyarakat mendapat hak yang sama untuk mencukupi kebutuhan energinya sebagaimana masyarakat perkotaan.

“Pertashop dibangun dengan skema kerjasama antara Pertamina dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Keberadaan program ini dapat mendorong perekonomian di pelosok, serta membantu terwujudnya energi berkeadilan di Indonesia,” jelas Dewi.

Konsep kerjasama Pertashop memiliki tiga kategori, yakni Gold, Platinum, dan Diamond. Gold berkapasitas penyaluran BBM 400 liter per hari, dengan luas lahan 144 meter persegi. Platinum berkapasitas penyaluran BBM 1.000 liter per hari, dengan luas lahan 200 meter persegi. Sementara untuk jenis Platinum berkapasitas penyaluran 3.000 liter per hari, dengan luas lahan 500 meter persegi.

BACA JUGA  Di Tengah Pandemi, SKK Migas dan KKKS Percepat Proyek Hulu Migas

Terkait dengan informasi serta persyaratan pembangunan Pertashop, masyarakat dapat mengakses web Pertamina melalui https://spbu.pertamina.com/ atau dapat menghubungi Call Center Pertamina 135.(Red)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *