Produksi Meroket 5 Kali Lipat! SKK Migas Puji Kinerja Blok West Kampar Tembus 1.000 BOPD

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Rokan Hulu, Riau, ruangenergi.com – Kabar menggembirakan datang dari sektor hulu migas nasional. Lapangan Pendalian di Blok West Kampar, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, sukses mencatatkan lonjakan produksi minyak yang signifikan.

Prestasi ini terungkap saat Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto, melakukan kunjungan kerja langsung ke lokasi tersebut, Selasa (23/12/2025).

Dalam kunjungannya, Djoko memberikan apresiasi tinggi kepada operator blok tersebut, PT APG Westkampar Indonesia (APGWI). Perusahaan ini dinilai sukses menyulap lapangan tua menjadi produktif kembali, dengan angka produksi kini menembus lebih dari 1.000 barel minyak per hari (BOPD).

Padahal, saat APGWI pertama kali mengambil alih kelola pada Januari 2023, produksi lapangan ini hanya berkisar di angka 200 BOPD. Artinya, terjadi lonjakan produksi hingga lima kali lipat dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun.

“Peningkatan produksi di Lapangan Pendalian hingga melampaui 1.000 BOPD merupakan capaian yang patut diapresiasi. Ini bukti bahwa dengan pengelolaan tepat, efisiensi, dan inovasi, lapangan migas eksisting tetap bisa berkontribusi signifikan bagi target nasional,” ujar Djoko Siswanto di lokasi.

Rahasia Di Balik Lonjakan Produksi

Kunci keberhasilan ini tidak lepas dari strategi jitu yang diterapkan APGWI. Mulai dari optimalisasi sumur produksi, peningkatan keandalan fasilitas, hingga penerapan teknologi operasi yang efisien dengan standar keselamatan (HSE) yang ketat.

Direktur Utama PT APG Westkampar Indonesia, Adi Prasetyana, menjelaskan bahwa fokus utama perusahaan adalah melakukan reaktivasi dan pengembangan sumur-sumur yang ada.

“Total sumur eksisting yang saat ini dikelola PT APG Westkampar Indonesia berjumlah 12 sumur,” jelas Adi.

Adi juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh dari Kementerian ESDM dan SKK Migas yang memungkinkan operasi perusahaan berjalan lancar. Ke depan, APGWI berkomitmen untuk terus tancap gas melakukan pengembangan guna menjaga tren positif ini.

Sebagai perusahaan minyak nasional yang beroperasi di ‘bumi lancang kuning’, capaian APGWI di Blok West Kampar ini menjadi angin segar bagi upaya pemerintah mengejar target produksi minyak nasional demi ketahanan energi Indonesia.