Banda Aceh, Aceh, ruangenergi.com – Merespons permintaan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) agar koordinasi dan pelayanan kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Kerja Aceh berjalan lebih cepat dan efektif, PT Surveyor Indonesia (Persero) resmi mengoperasikan Kantor Cabang Aceh di Banda Aceh, sekaligus menggelar doa bersama serta menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana.
Peresmian kantor cabang ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Aceh, BPMA, Wakil Kepala dan Deputi Dukungan Bisnis BPMA, BSi, KKKS Wilayah Kerja Aceh, Kodam Iskandar Muda, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Pembukaan kantor cabang ini menjadi tonggak penting bagi PT Surveyor Indonesia dalam memperkuat kehadirannya di Aceh. Sebelumnya, operasional perusahaan di wilayah ini masih berada di bawah Kantor Cabang Medan. Kini, statusnya ditingkatkan menjadi kantor cabang langsung di bawah Kantor Pusat Jakarta, sehingga mempercepat pengambilan keputusan dan respons layanan di daerah.
Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi, dalam sambutannya menyampaikan duka cita mendalam atas musibah bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Ia menegaskan bahwa kehadiran kantor cabang ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mendukung pemulihan dan pembangunan daerah.
“Melalui pembukaan ini, kami ingin menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara BUMN, pemerintah daerah, BPMA, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun Aceh pascabencana. Dengan tata kelola yang baik, kepastian mutu, serta kepatuhan terhadap standar dan regulasi, Aceh pasti mampu bangkit menjadi wilayah yang tangguh dan berdaya saing,” ujar Fajar.
Doa bersama yang digelar dalam rangkaian acara diharapkan menjadi simbol kebersamaan serta penguatan spiritual bagi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemulihan Aceh.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPMA, Nasri, menyampaikan apresiasi atas langkah strategis PT Surveyor Indonesia.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi komitmen PT Surveyor Indonesia dengan membuka kantor cabang langsung di Banda Aceh. Hal ini akan sangat mempermudah koordinasi, mempercepat respons layanan, serta mendukung upaya peningkatan investasi dan pemulihan ekonomi Aceh, khususnya dalam pengawasan dan jaminan mutu di sektor strategis,” kata Nasri bercerita kepada ruangenergi.com.
Menurut Nasri, sinergi antara BPMA dan PT Surveyor Indonesia akan memperkuat fondasi pembangunan Aceh ke depan.
Dengan penguatan struktur operasional di Aceh, PT Surveyor Indonesia diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih cepat dan berdampak langsung, baik dalam mendukung kegiatan hulu migas maupun sektor strategis lainnya.
Sinergi antara PT Surveyor Indonesia, BPMA, KKKS Wilayah Kerja Aceh, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan diyakini menjadi kunci untuk mewujudkan Aceh yang inklusif, berkelanjutan, dan semakin maju.

