PT Timah

PT Timah Targetkan Produksi Biji Timah 30.000 Ton di 2021

Jakarta, Ruangenergi.comPT Timah,Tbk (Timah) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menargetkan produksi bijih timah di tahun 2021 ini sebesar 30 ribu ton. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Timah, Wibisono, menuturkan, untuk logam timah ditargetkan sebesar 34 ribu ton.

Menurutnya, angka ini lebih rendah dari capaian tahun 2020. Di mana pada 2020 produksi bijih timah sebesar 39.757 ton sementara produksi logam timah sebesar 45.698 ton.

Meski begitu, ia berharap realisasi produksi di 2021 bisa melebihi target Perseroan.

“Kami berharap akan mendapatkan produksi bijih timah minimal 30 ribu ton pada tahun ini. Namun itu minimal, kami upayakan realisasinya bisa lebih tinggi dari itu,” ungkap Wibisono.

Timah

Ia menjelaskan, salah satu cara yang dilakukan perusahaan untuk meningkatkan produksi timah dari kegiatan penambangan di laut (offshore). Ia juga menyebut pasalnya PT Timah memiliki dua lokasi penambangan yakni di darat dan di laut.

“Dari kedua lokasi penambangan ini, tambang darat masih menjadi kontributor terbesar yakni 70% dari keseluruhan produksi. Sisanya yakni 30% berasal dari tambang di laut,” imbuhnya.

“Kedepan, kita akan mendorong kontribusi laut itu akan meningkat sekitar 10%. Dengan adanya upaya-upaya tersebut, penambangan laut ke depan akan meningkat. Tentu dengan memperhatikan aspek lingkungan juga berkoordinasi dan sosialisasi di daerah operasional. Dari 30 ribu tadi akan meningkat dari target tersebut,” sambung Wibisono.

Lebih jauh, Ia mengemukakan bahwa untuk penjualannya perseroan menargetkan penjualan logam tahun 2021 mencapai 31.000 ton logam.

“Tahun ini perseroan bisa produksi minimal 30.000 ton per tahun. Logamnya dari inventori (hasil produksi) yang ada. Produksi logam 34.000 dan penjualannya 31.000 ton,” tukas Wibisono.

BACA JUGA  Ada Peran Konglomerat & Asing Dalam Upaya Perubahan Aturan Sektor Minerba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *