ANTAM Bagikan Dividen Rp5,04 Triliun, Catatkan Kinerja Terbaik Sepanjang Sejarah

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta, ruangenergi.com – PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) atau ANTAM menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2025 (RUPST 2025) di Jakarta.

Dalam RUPST 2025, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan, perubahan susunan pengurus, serta rencana Perseroan untuk menerima penugasan strategis Pemerintah dalam rangka percepatan hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional.

Sebagai wujud komitmen Perseroan dalam menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham, RUPST 2025 menyetujui pembagian dividen sebesar Rp5,04 triliun atau 70% dari laba bersih Tahun Buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Sementara itu, sebesar Rp2,16 triliun atau 30% ditetapkan sebagai saldo laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha, penguatan fundamental bisnis, serta pelaksanaan berbagai proyek strategis Perseroan ke depan.

Keputusan pembagian dividen tersebut didukung oleh kinerja operasional dan keuangan ANTAM yang mencatatkan pencapaian terbaik sepanjang sejarah Perseroan. Pada tahun 2025, ANTAM membukukan:

  • Pendapatan: Rp84,64 triliun, meningkat 22% dibandingkan tahun sebelumnya.
  • Laba bersih tahun berjalan: Rp7,92 triliun, tumbuh 106% dibandingkan capaian tahun 2024.

Pencapaian tersebut diraih di tengah tantangan global yang ditandai oleh volatilitas harga komoditas dan ketidakpastian makroekonomi. Kinerja positif Perseroan didukung oleh optimalisasi portofolio komoditas, peningkatan kinerja operasional, pengelolaan biaya yang efektif, serta penguatan eksekusi strategi bisnis yang terarah untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.

ANTAM juga terus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui pengembangan berbagai proyek hilirisasi dan integrasi rantai nilai mineral. Langkah tersebut sejalan dengan agenda pembangunan nasional, khususnya Asta Cita ke-5 yang berfokus pada hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam guna meningkatkan nilai tambah di dalam negeri serta memperkuat daya saing industri nasional.

Direktur Utama ANTAM, Untung Budiharto, menyampaikan:

“Di tengah dinamika pasar global dan tantangan industri, ANTAM berhasil mencatatkan kinerja operasional dan keuangan terbaik sepanjang sejarah Perseroan. Capaian ini mencerminkan kuatnya fundamental bisnis, efektivitas strategi yang dijalankan secara disiplin, serta komitmen seluruh insan ANTAM dalam mengoptimalkan potensi sumber daya mineral nasional untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.”

Untung menambahkan bahwa ANTAM akan terus memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat tata kelola perusahaan, serta mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi korporasi guna menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan daya saing jangka panjang.

Penugasan Hilirisasi dan Ekosistem Baterai EV

Dalam RUPST 2025, pemegang saham juga menyetujui rencana Perseroan untuk menerima penugasan khusus dari Pemerintah dalam rangka percepatan program hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional.

Penugasan tersebut mencakup pengembangan ekosistem baterai terintegrasi berbasis nikel dari hulu hingga hilir, meliputi:

  • Kegiatan pertambangan
  • Pembangunan pabrik RKEF/RKSBF
  • Fasilitas HPAL
  • Refinery
  • Prekursor
  • Katoda
  • Battery cell
  • Fasilitas battery recycling

Pengembangan ekosistem ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral nasional, memperluas sumber pendapatan Perseroan, memperkuat ketahanan bisnis jangka panjang, serta mendukung pertumbuhan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Penugasan tersebut akan dilaksanakan melalui kerja sama ANTAM dan PT Industri Baterai Indonesia (IBI) bersama HYD Investment Limited, konsorsium yang terdiri dari:

  • Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd.
  • EVE Energy Co., Ltd.
  • PT Daaz Bara Lestari Tbk.

sebagai mitra strategis dalam pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi di Indonesia.

Untung Budiharto menambahkan:

“Sejalan dengan agenda pembangunan nasional, ANTAM akan terus memperkuat pengembangan bisnis berbasis hilirisasi dan integrasi rantai nilai mineral. Melalui berbagai proyek strategis yang terintegrasi, ANTAM tidak hanya meningkatkan nilai tambah, tetapi juga mendukung penguatan kemandirian industri nasional serta posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global.”

Perubahan Susunan Pengurus

RUPST 2025 menyetujui:

Pemberhentian dengan hormat

  • M. Rudy Salahuddin Ramto sebagai Komisaris Perseroan (efektif 19 Desember 2025)
  • I Dewa Wirantaya sebagai Direktur Pengembangan Usaha
  • Arianto Sabtonugroho Rudjito sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko

Pengangkatan

  • Aryanto Wibowo sebagai Komisaris
  • I Dewa Wirantaya sebagai Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir
  • Arini Kasmira sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko

Perubahan nomenklatur Direksi

  • Hartono: dari Direktur Operasi dan Produksi menjadi Direktur Pengelolaan Sumber Daya Mineral
  • Ratih Dewihandajani: dari Direktur Sumber Daya Manusia menjadi Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi
  • Handi Sutanto: dari Direktur Komersial menjadi Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial

Susunan Dewan Komisaris ANTAM

  • Komisaris Utama: Irwandy Arif
  • Komisaris: Elen Setiadi
  • Komisaris Independen: Ridwan
  • Komisaris: Rudy Sufahriadi
  • Komisaris: Aryanto Wibowo
  • Komisaris Independen: Pius Lustrilanang

Susunan Direksi ANTAM

  • Direktur Utama: Untung Budiharto
  • Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir: I Dewa Bagus Sugata Wirantaya
  • Direktur Pengelolaan Sumber Daya Mineral: Hartono
  • Direktur Keuangan & Manajemen Risiko: Arini Kasmira
  • Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi: Ratih Dewihandajani Lindawardhani Amri
  • Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial: Handi Sutanto