Wow! Revolusi Lelang Migas, Pemerintah Siapkan 75 Potensi Blok untuk Investor Global

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com- Ada hal menarik yang disampaikan oleh Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) terkait lelang-melelang wilayah kerja perminyakan di Indonesia. Revolusi lelang migas tengah terjadi!

Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa Pemerintah tengah mendorong transformasi besar dalam sistem penawaran Wilayah Kerja (WK) migas nasional.

Direktur Jenderal Migas Laode Sulaeman menyampaikan bahwa kebijakan baru yang diterapkan Pemerintah telah membuat proses lelang WK migas menjadi “jauh lebih dinamis”.

“Kebijakan baru yang diterapkan Pemerintah ini membuat proses penawaran wilayah kerja migas menjadi jauh lebih dinamis. Jika sebelumnya penawaran lelang wilayah kerja migas baru rata-rata hanya berjumlah 10 wilayah kerja per tahun, mulai tahun 2025 ini jumlahnya meningkat dua kali lipat menjadi 20 wilayah kerja migas per tahun dan bahkan berpotensi lebih tinggi,” tegas Laode.

Menurutnya, dari rencana awal 20 WK migas yang akan ditawarkan pada 2025, sudah 12 wilayah kerja disodorkan kepada investor melalui Penawaran Lelang Tahap I dan II. “Saat ini Kementerian ESDM melalui Ditjen Migas juga masih dalam proses menawarkan 8 wilayah kerja yang masih dalam proses lelang,” ujarnya.

Pemerintah terus mengakselerasi aktivitas eksplorasi dan eksploitasi migas sebagai upaya menjaga ketahanan energi nasional. Langkah ini tidak hanya menargetkan peningkatan produksi, tetapi juga untuk membuka ruang investasi baru di sektor hulu migas.

Salah satu implementasinya adalah penandatanganan Kontrak Bagi Hasil Wilayah Kerja Perkasa—hasil Lelang Tahap I Tahun 2025—yang ditandatangani di Jakarta pada Selasa (25/11) saat acara Grand Launching Indonesia’s Oil & Gas Exploration (IOnGE).

Kontrak ditandatangani oleh Kepala SKK Migas Djoko Siswanto dengan Director TIS Energy (Perkasa) Pte. Ltd., Soh Guan Tian, disaksikan Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung serta Ketua Satgas Lifting Migas Nanang Abdul Manaf. WK Perkasa merupakan blok eksplorasi dengan skema cost recovery berjangka 30 tahun.

Rincian Kontrak WK Perkasa
No Wilayah Kerja Kontraktor Komitmen Pasti Bonus Tanda Tangan
1 Perkasa TIS Energy (Perkasa) Pte. Ltd. US$ 2.250.000 (G&G Study 2 paket senilai US$150.000, Seismic 3D 200 km² senilai US$2.100.000) US$ 300.000

Sejak 2024 hingga kini, total 11 Wilayah Kerja baru telah memperoleh pengelola, terdiri atas 9 WK dari hasil lelang 2024 dan 2 WK dari lelang Tahap I 2025 (WK Perkasa dan WK Lavender yang sedang finalisasi kontrak).

Laode menegaskan bahwa keberlanjutan proses penawaran WK migas merupakan kunci menjaga ketersediaan energi nasional. Ia mengungkapkan bahwa ESDM telah membuka lebih dari 75 potensi blok migas agar dapat diakses investor secara luas.

“Langkah ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan transparansi data migas dan memperluas peluang investasi di sektor hulu migas Indonesia. Adapun dari 75 blok tersebut, apabila terdapat blok yang diminati oleh investor akan di-tender langsung,” jelas Laode.

Lelang Penawaran Langsung:

  • WK: Jalu, Southwest Andaman, Karunia, Delapan Muaro, Barong, Drawa, Bintuni
  • Akses Dokumen: 14 Oktober 2025 – 26 November 2025
  • Batas Pemasukan Dokumen: 28 November 2025

Lelang Reguler:

  • WK: Abar–Anggursi
  • Akses Dokumen: 14 Oktober 2025 – 9 Februari 2026
  • Batas Pemasukan Dokumen: 11 Februari 2026

Pemerintah mengundang seluruh Badan Usaha dan Bentuk Usaha Tetap yang berminat untuk melakukan registrasi dan mengakses dokumen melalui portal resmi lelang WK Migas di wkmigas.esdm.go.id sesuai jadwal yang telah ditetapkan.