PLN Pastikan Listrik Andal di Sumatera Utara Selama Ramadan dan Idulfitri 2026

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Medan, Sumut, ruangenergi.com-PT PLN (Persero) terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan di berbagai wilayah Indonesia selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. Salah satu fokus utama penguatan tersebut dilakukan di Sumatera Utara guna memastikan masyarakat dapat beraktivitas dan beribadah dengan nyaman tanpa gangguan listrik.

Direktur Teknologi, Engineering dan Keberlanjutan PLN, E. Haryadi, menegaskan bahwa kesiapan sistem menjadi prioritas utama. Saat meninjau langsung kondisi kelistrikan di wilayah kerja PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara pada Kamis (12/3), ia menyampaikan bahwa PLN telah mengoptimalkan sistem operasi berbasis digital serta menyiagakan personel untuk menjaga keandalan pasokan listrik.

“PLN terus menjaga kesiapan sistem kelistrikan melalui penguatan teknologi, pemeliharaan preventif, serta monitoring sistem secara real time. Hal ini penting agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas, khususnya ibadah di bulan Ramadan hingga Idulfitri, dengan nyaman tanpa gangguan kelistrikan,” ujar Haryadi.

Secara teknis, kondisi kelistrikan di Sumatera Utara dinilai dalam status aman. General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, mengungkapkan bahwa daya mampu sistem mencapai 2.323 megawatt (MW) dengan beban puncak sekitar 2.210 MW. Artinya, masih tersedia cadangan daya sekitar 113 MW.

“Dengan cadangan daya yang tersedia, sistem kelistrikan di Sumatera Utara berada dalam kondisi aman untuk mendukung aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri,” jelasnya.

Untuk menjaga keandalan tersebut, PLN UID Sumatera Utara menyiagakan 3.318 personel yang tersebar di 384 posko siaga. Mereka dilengkapi dengan berbagai peralatan pendukung seperti 135 unit genset, 96 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), 55 unit UPS, serta armada operasional yang terdiri dari 164 mobil, 225 sepeda motor, dan 22 truk crane.

Tak hanya itu, pengamanan berlapis juga dilakukan di lokasi-lokasi prioritas, seperti masjid, pusat transportasi, pusat perbelanjaan, dan fasilitas publik lainnya yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.

Di sisi lain, PLN juga memperhatikan kebutuhan pengguna kendaraan listrik. Sebanyak 113 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah disiapkan di 91 lokasi strategis, baik di jalur tol maupun non-tol.

Untuk meningkatkan kemudahan layanan, PLN mengimbau pelanggan memanfaatkan aplikasi PLN Mobile. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat melaporkan gangguan, membeli token listrik, membayar tagihan, hingga mengakses fitur Trip Planner dan AntreEV bagi pengguna kendaraan listrik.

“Kami telah mempersiapkan seluruh infrastruktur distribusi agar berada dalam kondisi optimal serta didukung kesiapan personel siaga di berbagai titik strategis. Kami berkomitmen menghadirkan listrik yang andal agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan hingga merayakan Idulfitri dengan nyaman,” tutup Mundhakir.