Film Dokumenter MIND ID Ungkap Wajah Tambang Modern: Dari Lubang Bumi hingga Masa Depan Indonesia

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta, ruangenergi.com— Industri tambang kerap dipandang sebelah mata karena dianggap merusak lingkungan. Namun, Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, mencoba mematahkan stigma tersebut melalui pendekatan yang berbeda: film dokumenter.

Lewat film berjudul “The Mind Journey: For Indonesia and The World”, MIND ID mengajak masyarakat melihat lebih dekat bagaimana praktik pertambangan yang baik atau good practice mining dijalankan — dari tahap perencanaan hingga pascatambang.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menegaskan bahwa pertambangan memang mengubah bentang alam, namun bukan berarti merusak tanpa tanggung jawab.

“Iya betul, tambang itu mengubah permukaan. Tetapi jika dilakukan dengan semangat dan nilai-nilai good practice mining, kita bisa melihat bagaimana seluruh proses dijalankan secara bertanggung jawab, mulai dari perencanaan, operasional, hingga pascatambang,” ujarnya di Jakarta, Rabu (1/4/2026) malam.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa kehidupan modern manusia tidak lepas dari hasil tambang. Perangkat yang digunakan sehari-hari — mulai dari ponsel hingga berbagai gadget — merupakan produk dari industri ini.

Karena itu, menurutnya, edukasi kepada publik menjadi penting. Dan film dipilih sebagai medium yang paling efektif.

“Kita harus memberikan edukasi dengan cara yang mudah dipahami. Salah satunya melalui media visual seperti film,” kata Maroef.

Tak hanya untuk publik, film ini juga menjadi jembatan internal bagi anggota holding MIND ID agar semakin solid dalam satu visi. Enam perusahaan besar yang tergabung — yakni PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Indonesia Asahan Aluminium, PT Timah Tbk, dan PT Vale Indonesia Tbk — ditampilkan dalam satu narasi besar.

Menurut Maroef, menyatukan berbagai budaya kerja yang telah terbentuk selama puluhan tahun bukan hal mudah. Karena itu, diperlukan “bahasa bersama” yang sederhana namun kuat.

“Bagaimana mengorkestrasi perbedaan budaya ini? Saya pikir perlu satu wadah yang mudah dilihat dan didengar. Jawabannya adalah film,” jelasnya.

Film dokumenter ini terdiri dari 13 episode yang membawa penonton menjelajah berbagai wilayah operasi MIND ID, dari Sumatera hingga Papua. Tak hanya menampilkan aktivitas tambang, film ini juga menyoroti kontribusi sosial perusahaan, seperti reklamasi lahan bekas tambang hingga program pendidikan melalui mobil pintar keliling.

Diproduseri oleh pasangan sineas Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen yang juga menjadi host, The Mind Journey hadir sebagai upaya menghadirkan wajah baru industri tambang Indonesia — lebih transparan, edukatif, dan berorientasi masa depan.

Melalui film ini, MIND ID tidak hanya ingin bercerita tentang tambang, tetapi juga tentang perjalanan menuju praktik industri yang berkelanjutan — untuk Indonesia, dan dunia.