Sekjen METI Elvi Nasution: Transisi Energi Butuh Kolaborasi Besar, Indo EBTKE 2026 Jadi Momentum Kunci

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com — Sekretaris Jenderal Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia, Elvi Nasution, menegaskan bahwa percepatan transisi energi di Indonesia tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi besar lintas sektor, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat luas.

Hal itu disampaikan Elvi dalam acara silaturahmi dan perkenalan pengurus METI yang digelar Jumat (28/6/2026), dihadiri para pendiri METI, anggota organisasi, mitra kerja, serta berbagai pemangku kepentingan sektor energi.

Dalam sambutannya, Elvi menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu undangan, termasuk perwakilan Kementerian Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, khususnya Direktorat Jenderal EBTKE yang selama ini menjadi mitra strategis METI dalam mendorong pengembangan energi baru terbarukan dan panas bumi.

“Silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan biasa, tapi momentum untuk saling mengenal lebih dekat, memperkuat sinergi, dan menyatukan langkah dalam menghadapi tantangan besar transisi energi nasional,” ujar Elvi.

Menurutnya, selama lebih dari dua dekade, METI telah menjadi jembatan strategis yang menghubungkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem energi terbarukan.

Elvi menilai, tantangan menuju target bauran energi bersih nasional semakin kompleks, sehingga dibutuhkan pendekatan kolektif yang lebih kuat agar Indonesia tidak tertinggal dalam perlombaan transisi energi global.

“Transisi energi adalah kebutuhan mendesak saat ini. Ini bukan lagi agenda masa depan, tapi agenda hari ini yang harus kita percepat bersama,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Elvi juga meminta dukungan seluruh anggota dan mitra METI untuk menyukseskan agenda besar The 12th Indonesia EBTKE Conex 2026, yang direncanakan berlangsung pada September 2026.

Ajang tahunan ini diproyeksikan menjadi forum strategis nasional yang mempertemukan pemerintah, PLN, Pertamina, investor, pengembang, penyedia teknologi, serta pelaku industri energi untuk membahas percepatan investasi dan implementasi energi terbarukan di Indonesia.

“Indo EBTKE bukan sekadar event, tetapi wadah penting untuk melahirkan solusi konkret dan memperkuat ekosistem energi bersih nasional,” kata Elvi.

Dengan semangat kebersamaan yang dibangun dalam silaturahmi tersebut, METI berharap seluruh elemen bangsa dapat bergerak lebih solid, lebih cepat, dan lebih terintegrasi dalam menjawab tantangan transisi energi menuju masa depan energi Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan.