Catat Ya, Eksplorasi Natuna Makin Agresif, Tenggiling South-1 Targetkan 160 BCF

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com— Kabar positif datang dari kegiatan eksplorasi migas di Wilayah Kerja (WK) Natuna Sea Block A. Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PT Prime Natuna EP resmi melakukan spud in atau tajak Sumur Eksplorasi Tenggiling South-1 pada Minggu, 27 September 2026, pukul 13.30 WIB.

Kabar tersebut disampaikan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto dalam laporan Good News Eksplorasi dan diceritakan kepada ruangenergi.com.

Sumur Tenggiling South-1 merupakan sumur komitmen dan menjadi sumur ketiga sekaligus sumur terakhir dalam rangkaian Natuna Exploration Drilling Campaign 2026.

Sumur ini dirancang sebagai throw-away well untuk mengevaluasi sekaligus membuktikan potensi sumber daya hidrokarbon pada segmen barat daya kompleks struktur Tenggiling.

Target evaluasi mencakup sejumlah interval pada Formasi Lower Gabus, yakni A, B, C, D, F, dan H, serta Formasi Lama.

Yang menarik, prospek Tenggiling South-1 diperkirakan memiliki potensi hidrokarbon mencapai 160 miliar kaki kubik (BCF).

“Dengan potensi HC sebesar 160 Milyar Cubic Feet,” demikian laporan SKK Migas.

Untuk mengejar target tersebut, Prime Natuna EP menggunakan Jack-Up Rig Admarine-502. Rig ditempatkan pada lokasi dengan kedalaman laut sekitar 262 kaki MSL.

Sumur Tenggiling South-1 akan dibor dengan konfigurasi directional J-type well. Kedalaman akhir yang direncanakan mencapai sekitar 10.152 kaki MD, atau 8.573 kaki TVD, dengan inklinasi maksimum sekitar 39 derajat pada total depth (TD).

Berdasarkan Drilling Program, operasi pemboran diperkirakan berlangsung sekitar 54 hari.

Sementara itu, nilai Approved for Expenditure (AFE) untuk kegiatan tersebut mencapai US$30,13 juta.

Tajak Tenggiling South-1 menjadi bagian penting dari kampanye pengeboran eksplorasi Prime Natuna EP sepanjang 2026 di WK Natuna Sea Block A.

SKK Migas menekankan agar seluruh kegiatan pemboran dilaksanakan sesuai drilling program, dengan tetap mengutamakan aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE) serta penerapan Good Engineering Practices.

Harapannya, kegiatan pemboran dapat berlangsung aman dan lancar sekaligus memberikan hasil eksplorasi sesuai target.

Optimisme tersebut juga tidak terlepas dari hasil dua sumur eksplorasi sebelumnya dalam kampanye eksplorasi Natuna Sea Block A 2026 yang memberikan hasil positif.

Kini, Tenggiling South-1 menjadi pembuktian berikutnya. Dengan potensi 160 BCF, sumur ini diharapkan dapat membuka tambahan sumber daya gas sekaligus memperkuat prospek pengembangan hidrokarbon di kawasan Natuna.

Doa dan harapan SKK Migas bersama Prime Natuna EP pun mengiringi operasi ini: pemboran berjalan aman, lancar, dan menemukan gas sesuai target—bahkan melampauinya.