Ajak Konsumen Peduli Kualitas Udara, Pertamina Uji Emisi Gratis

Jakarta, Ruangenergi.com – Untuk mendukung kualitas udara bersih, Pertamina melalui Marketing Operation Region (MOR) III, mengajak konsumen berkontribusi menciptakan udara bersih dengan memberikan uji emisi gratis bagi pelanggan SPBU.

Uji emisi gratis, diadakan di SPBU 3110701, di Jalan Industri Raya Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (4/7) pada pukul 09.00 – 13.00 WIB. Selain untuk menjaga kondisi kualitas udara, uji emisi sekaligus berguna untuk mengetahui kondisi kendaraan.

Menurut Yusiono Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, pihaknya mendukung penuh kegiatan ini. Pasalnya, emisi gas buang kendaraan bermotor berdampak hingga 75% terhadap pencemaran udara.

“Dengan uji emisi, kita harapkan masyarakat mengetahui kondisi gas buang kendaraannya masih di ambang batas normal atau dalam kondisi membahayakan udara,” katamya.

Pada kegiatan uji emisi ini, terdapat 6 unsur dalam gas buang kendaraan yang diukur yaitu senyawa HC (Hidrokarbon), CO (Karbon Monoksida), CO2 (Karbon Dioksida), O2 (Oksigen), senyawa NO (Nitrigen Oksida), dan Lambda.

“Kolaborasi ini diharapkan bisa terus berkesinambungan, dalam bentuk uji emisi secara periodik di SPBU. Sehingga, lebih banyak masyarakat yang mengetahui pentingnya melaksanakan uji emisi,” jelasnya.

BACA JUGA  Skema PSC Persulit Pembahasan Transisi Blok Rokan

Sementara itu bersama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Pertamina menargetkan konsumen kendaraan roda 2 dan roda 4, yang membeli jenis BBM apapun di SPBU dengan menunjukkan struk transaksi.

Bagi konsumen yang bertransaksi secara non tunai dengan MyPertamina akan mendapatkan merchandise menarik. Sementara bagi konsumen yang menginstal aplikasi MyPertamina dan Link Aja, berkesempatan memperoleh hadiah.

Menurut Unit Manager Communication Relations & CSR MOR III, Dewi Sri Utami, program ini sebagai upaya Pertamina dalam mendorong masyarakat utk senantiasa memperhatikan kondisi emisi gas buang kendaraan yang dimiliki. “Proses pembakaran bahan bakar kendaraan bermotor menghasilkan banyak senyawa berbahaya yang dapat berakibat pada kesehatan tubuh,” kata Dewi dalam pesan tertulisnya yangnditerima di Jakarta, Senin (06/7).

“Karena itu melalui uji emisi ini, kami mengajak masyarakat bersama-sama mewujudkan udara Jakarta lebih bersih dengan menggunakan Bahan Bakar dengan kandungan sulfur yg lebih sedikit, seperti Pertamax Series maupun Dex Series,” tambah Dewi.(SF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *