Catat Ya, Produksi Minyak Limau Field Naik Jadi 5.102 BOPD, Topang Kinerja PEP Zona 4

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Prabumulih, Sumsel, ruangenergi.com-Produksi minyak di Limau Field yang dikelola PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 meningkat signifikan dalam satu bulan terakhir. Pada 27 Februari 2026, produksi lapangan tersebut tercatat mencapai 5.102 barel minyak per hari (BOPD), naik dibandingkan 16 Januari 2026 yang sebesar 3.658 BOPD.

Kenaikan produksi ini turut memperkuat kinerja produksi PEP Zona 4 pada awal 2026 sekaligus mendukung upaya peningkatan produksi migas nasional.

General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto mengatakan peningkatan produksi Limau Field merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam mengoptimalkan potensi lapangan migas yang dikelola.

“Peningkatan produksi Limau Field adalah hasil konsistensi PEP Zona 4 dalam upaya mendukung peningkatan produksi migas nasional yang berkelanjutan. Catatan ini turut mendukung terwujudnya ketahanan energi nasional,” kata Djudjuwanto, Jumat (6/3/2026).

Ia menambahkan, upaya peningkatan produksi tersebut tetap dijalankan dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja melalui penerapan manajemen Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang ketat.

Menurut dia, kolaborasi dengan para pemangku kepentingan serta dukungan pemerintah daerah juga menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran operasional di wilayah kerja perusahaan.

“Di tengah upaya peningkatan produksi, kami tetap menempatkan keselamatan kerja dan operasional sebagai prioritas utama. Kami juga mengapresiasi dukungan para pemangku kepentingan dan pemerintah daerah sehingga kegiatan operasional dapat berjalan lancar dan kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, Senior Manager Subsurface Development & Planning PHR Zona 4 Reza Nur Ardianto menjelaskan peningkatan produksi Limau Field dalam sebulan terakhir didukung oleh pekerjaan pada tiga sumur.

Salah satu kontribusi berasal dari penemuan sumur TMB-026 di Struktur Tanjung Miring Barat. Pengeboran sumur tersebut dimulai pada 22 Januari 2026 dan menunjukkan kapasitas produksi awal sebesar 554 BOPD berdasarkan hasil uji alir pada 16 Februari 2026.

Selain itu, peningkatan produksi juga diperoleh dari kegiatan well intervention pada sumur BEL-053 yang berada di Kabupaten Muara Enim. Setelah pekerjaan intervensi sumur yang berlangsung selama 13 hari pada 8–21 Februari 2026, sumur tersebut mampu menghasilkan minyak hingga 650 BOPD.

Optimalisasi pengeboran dan intervensi sumur tersebut menjadi bagian dari strategi PEP Zona 4 dalam menjaga tren peningkatan produksi sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pasokan energi nasional.