Setelah Penantian Panjang, Proyek Masela Resmi Menuju Groundbreaking

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-Kabar baik datang dari proyek strategis nasional sektor energi. Persiapan pelaksanaan groundbreaking Proyek Abadi Masela semakin matang setelah seluruh pemangku kepentingan menyatakan kesiapan penuh untuk memulai pembangunan fisik awal proyek yang telah lama dinantikan masyarakat Indonesia.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto melaporkan bahwa rapat koordinasi persiapan groundbreaking Proyek Masela telah digelar pada Rabu (10/6) dan dipimpin langsung oleh Wakil Menteri ESDM. Rapat tersebut dihadiri oleh Gubernur Maluku, Sekretaris Daerah Maluku selaku Ketua Tim Terpadu Proyek Masela, Kapolda Maluku, Bupati Kepulauan Tanimbar, Bupati Maluku Barat Daya, Dirjen Migas, Kepala SKK Migas, Pangdam XV/Pattimura yang diwakili Irdam Brigjen TNI Ali, jajaran SKK Migas, Direktorat Hulu Migas, serta perwakilan Inpex, Petronas, Pertamina dan instansi terkait lainnya.

Dalam rapat tersebut, seluruh peserta menyepakati bahwa groundbreaking Proyek Masela akan dilaksanakan pada akhir Juni 2026. Momentum ini menjadi langkah bersejarah setelah bertahun-tahun proses perencanaan, koordinasi, dan persiapan dilakukan untuk merealisasikan salah satu proyek gas terbesar di Indonesia.

“Alhamdulillah, seluruh peserta rapat sepakat bahwa groundbreaking Proyek Masela dapat dilaksanakan pada akhir Juni 2026. Ini merupakan kabar baik yang ditunggu-tunggu masyarakat Maluku dan Indonesia,” ujar Djoko Siswanto dalam laporannya, seperti diceritakan kepada ruangenergi.com

Pemerintah daerah dan unsur Forkopimda Maluku menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan groundbreaking. Gubernur Maluku, Ketua Tim Terpadu Proyek Masela, Pangdam Pattimura, dan Kapolda Maluku melaporkan bahwa kondisi lapangan kondusif dan seluruh elemen masyarakat memberikan dukungan terhadap dimulainya pembangunan fisik proyek tersebut.

Proyek Masela selama ini dipandang sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia. Selain membuka peluang investasi bernilai besar, proyek ini juga diharapkan menciptakan lapangan kerja, mendorong pembangunan infrastruktur, meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, serta memperkuat ketahanan energi nasional melalui optimalisasi pemanfaatan sumber daya gas bumi Indonesia.

Groundbreaking yang direncanakan akan dihadiri Menteri ESDM dan berpotensi diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia tersebut menjadi simbol dimulainya babak baru pengembangan Lapangan Abadi Masela yang telah lama dinantikan.

Dengan sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, SKK Migas, dan para kontraktor kontrak kerja sama, Proyek Masela diharapkan menjadi salah satu penggerak utama peningkatan produksi migas nasional di masa depan.

Semangat optimisme pun mengiringi langkah besar ini.

“Bersama Kita BISA. Lifting Naik: BISA, BISA, BISA.”