Jakarta, ruangenergi.com— Bursa pergantian pucuk pimpinan PT Pertamina (Persero) mulai menjadi perbincangan. Nama Darmawan Prasodjo, mantan Direktur Utama PT PLN (Persero), disebut-sebut masuk dalam radar kandidat yang berpotensi menduduki kursi Direktur Utama Pertamina, menggantikan Simon Aloysius Mantiri.
Informasi yang berkembang di kalangan politik dan industri energi tersebut menambah spekulasi mengenai arah kepemimpinan perusahaan energi pelat merah terbesar di Indonesia itu.
Sumber Ruang Energi menyebutkan, kabar mengenai kemungkinan pergeseran posisi strategis di tubuh Pertamina tengah berembus di kalangan anggota DPR, lingkungan KESDM, serta sejumlah pihak yang memiliki kedekatan dengan internal Pertamina.
“Ini isu yang berkembang di kalangan DPR, KESDM, serta ordal Pertamina,” ujar sumber Ruang Energi.
Istilah ordal atau orang dalam tersebut merujuk pada pihak-pihak yang diklaim memiliki akses terhadap dinamika internal perusahaan. Meski demikian, informasi itu masih sebatas isu yang berkembang dan belum dapat dipastikan sebagai keputusan resmi pemerintah.
Darmawan Prasodjo, dari PLN ke Pertamina?
Nama Darmawan Prasodjo bukan sosok asing dalam pengelolaan perusahaan energi nasional. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama PLN dan terlibat dalam berbagai agenda transformasi perusahaan setrum negara tersebut.
Pengalamannya memimpin PLN membuat namanya dinilai relevan dalam spekulasi mengenai kemungkinan pergantian kepemimpinan di Pertamina. Namun, hingga kini, kabar mengenai penunjukannya sebagai Direktur Utama Pertamina masih memerlukan konfirmasi dari pihak-pihak terkait.
Jika skenario tersebut benar-benar terjadi, perpindahan dari PLN ke Pertamina akan menjadi langkah strategis yang menarik untuk dicermati, mengingat keduanya memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Pertamina berhadapan dengan tantangan besar, mulai dari menjaga pasokan minyak dan gas bumi, memperkuat kapasitas kilang, meningkatkan efisiensi operasional, hingga mendukung agenda transisi energi.
Simon Mantiri Disebut Bakal Mengisi Posisi Menteri
Di sisi lain, berkembang pula spekulasi bahwa Simon Aloysius Mantiri berpotensi mengisi salah satu posisi menteri yang disebut-sebut kosong di Kabinet Merah Putih.
Kabar tersebut memunculkan kemungkinan terjadinya pergeseran jabatan antara lingkup korporasi energi negara dan pemerintahan. Akan tetapi, belum ada kepastian bahwa Simon akan masuk ke kabinet ataupun bahwa Darmawan akan menggantikannya di Pertamina.
Perlu dicatat, pergantian direktur utama BUMN maupun penunjukan menteri merupakan kewenangan yang harus melalui mekanisme dan keputusan resmi sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, perkembangan isu ini masih perlu ditelusuri lebih lanjut, termasuk dengan meminta tanggapan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), pihak Pertamina, serta pihak terkait lainnya.
Ruang Energi akan terus menelusuri perkembangan bursa pimpinan Pertamina, terutama untuk memastikan apakah nama Darmawan Prasodjo benar-benar masuk dalam pertimbangan pengambil keputusan atau sekadar menjadi bagian dari dinamika spekulasi di lingkaran politik dan industri energi nasional.


