DEM dan Serikat Pekerja Pertamina Garap Kampung Smart di Semarang

Jakarta, Ruangenergi.com – Di tengah virus corona atau Covid-19 yang hingga saat ini masih merajalela, kebutuhan akan akses internet sebagai sarana pendidikan dalam pembelajaran jarak jauh sangat tinggi. Pasalnya virus tersebut telah menyebabkan para pelajar harus belajar di rumah dan menggunakan online.

Ironisnya, para pelajar banyak mengalami kesulitan karena tidak mampu membeli paket internet dan edukasi penggunaan perangkat gadget untuk membantu pendidikan. Untuk itu, pada Sabtu (26/9/2020) lalu, Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Semarang berkolaborasi dengan Serikat Pekerja Persada IV- Pertamina MOR IV meresmikan Kampung Smart dengan tema “Energy Rakyat Kalahkan Corona”.

“Peluncuran program Kampung Smart ini bertujuan sebagai lokasi pemasangan wifi gratis dan juga tempat edukasi energi secara online dalam mewujudkan kedaulatan energi bangsa,” kata Ketua Umum SP Persada IV, Datuk Fachrul Razy dalam pesan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu (27/9/2020).

Menurut dia, peresmian Kampung Smart Tambak Mulyo di RT 04/RW 14 KelurahanTanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara ini merupakan program pemberdayaan masyarakat, guna membantu pelajar di suatu kampung dapat mengikuti pembelajaran jarak jauh secara optimal.

“Apalagi menurut United Nations/PBB berdasarkan hasil surveinya bahwa 10 juta pelajar Indonesia terancam putus sekolah karena tidak memiliki akses internet yang baik. Fakta di lapangan pun mengatakan demikian bahwa para pelajar membutuhkan akses internet murah dan berkualitas,” pungkasnya.

Sementara Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Arie Gumilar sangat mengapresiasi inisiatif yang dilaksanakan oleh DEM Semarang bersama SP Persada IV-Pertamina MOR IVĀ  sebagai langkah percepatan infrastuktur IT yang ada di desa.

“Hal ini sejalan dengan instruksi yang sudah kita berikan kepada seluruh Serikat Pekerja Anggota FSPPB agar dapat tetap fokus mendistribusikan BBM ke seluruh wilayah NKRI dan juga melakukan pendampingan bagi Masyarakat terdampak Covid 19 yang berada di wilayah kerja Serikat Pekerja anggota FSPPB,” papar Arie.

Menurutnya, pelajar dan mahasiswa adalah aset dan masa depan bangsa Indonesia, sehingga diharapkan semakin banyak pelajar yang dapat terhubung dengan masyarakat global melalui internet.

“Tidak hanya untuk Mahasiswa dan Pelajar, tetapi juga diharapkan internet dan teknologi informasi dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas sehingga mampu memberikan manfaat yang positive untuk kedepan serta mendorong kemajuan di berbagai sektor,” pungkasnya.(SF)

BACA JUGA  PK Pertamina dan RB Purbalingga Gelar Bazar UMKM Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *