Dirjen Rida : RUPTL 2021-2030 Lebih Hijau, Porsi Pembangkit EBT Meningkat Tajam

Jakarta, ruangenergi– Belum dirilisnya Rencana Umum Penjualan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030 oleh pemerintah terjawab sudah. Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana menjelaskan secara gamblang kepada media saat menjawab isu-isu terkini subsektor ketenagalistrikan, Jum’at(4/6/21).

Menurut Rida, Draft RUPTL 2021-2030 sedang berproses. Pemerintah bersama PLN terus melakukan sinkronisasi memasukan porsi energi hijau lebih besar lagi

“Ditengah kondisi pandemi tuntutan isu lingkungan menjadi lebih komplex lagi. Untuk itu pemerintah menjadikan transisi energi menjadi momentum untuk meningkatkan porsi pembangkit Energi Baru Terbarukan(EBT) di RUPTL 2021-2030”, tutur Rida Mulyana

Lebih lanjut Rida menjelaskan, keputusan pemerintah untuk menurunkan porsi pembangkit fossil adalah bagian dari upaya meningkatkan porsi bauran energi, agar target EBT sebesar 23 persen pada tahun 2025 bisa tercapai.

Komitmen pemerintah untuk meningkatkan porsi energi terbarukan terlihat dari draft RUPTL 2021-2030 lebih hijau, dengan porsi kapasitas pembangkit EBT yang jauh lebih tinggi.

” Pada RUPTL 2019-2028 porsi pembangkit EBT sebesar 16.762 MW(30%) dan pembangkit fossil 39.633 MW(70%). Sedangkan di RUPTL 2021-2030 porsi kapasitas pembangkit EBT meningkat menjadi 48% atau 19.899 MW dan porsi pembangkit fossil turun menjadi 21.069(52%)”, jelas Rida

Dirjen Gatrik berharap semua pihak bersabar menanti terbitnya RUPTL ini. Pembahasan RUPTL 2021-2030 terus dilakukan bersama PLN. Terkait dengan angka 52 persen pada draft RUPTL yang baru, ini bukan merupakan pembangkit fossil baru, namun pembangkit fossil pada proyek sebelumnya dengan status perjanjian jual beli listrik atau Power Purchase Agreement (PPA) dan konstruksi.

“Kebijakan hijau pada RUPTL 2021-2030 dilakukan dengan konversi PLTD ke pembangkit EBT, cofiring PLTU batu bara, retirment pembangkit tua, dan relokasi pembangkit ke sistem yang memerlukan”,pungkas Rida Mulyana

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *