IPA Meminta Dua Hal Kepada Dirjen Migas Terpilih

Jakarta,RuangEnergi.com-Indonesia Petroleum Association (IPA) mendengar kabar posisi jabatan Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen Migas) segera ditetapkan Menteri ESDM Arifin Tasrif.

IPA meminta dua hal dari pejabat yang dipilih menteri sebagai Dirjen Migas.

“Kami berharap agar Dirjen Migas terpilih menyiapkan lelang blok migas baru agar lebih menarik dari segi prospectivity maupun fiscal. Kemudian, memperbaiki peraturan peraturan yang dipandang melanggar contract sanctity,” kata Direktur Eksekutive IPA Marjolijn Wajong kepada ruangenergi.com,Senin (21/9/2020).

Dalam catatan ruangenergi.com, hari Senin ini (21/9/2020), Menteri ESDM Arifin Tasrif melakukan test wawancara langsung terhadap keenam calon Dirjen Migas.

Dikabarkan test tersebut dilakukan Menteri Arifin secara virtual (video conference).

Ruangenergi.com juga mencatat sewaktu IPA Conference di tahun 2019, petinggi IPA menilai pemerintah telah memberikan dukungan dengan menghadirkan kebijakan pro bisnis serta keringanan fiskal dalam sektor hulu minyak dan gas bumi.

BACA JUGA  Catatan Redaksi: Pekerjaan Rumah Buat Dirjen Migas Yang Baru

Waktu itu, Louise M. McKenzie, Presiden IPA, mengatakan regulasi dan perizinan semakin sederhana. Contoh kebijakan tersebut antara lain pembukaan akses data migas serta insentif perpajakan.

Menurut IPA,waktu itu,kebijakan tersebut merupakan terobosan yang dilakukan pemerintah untuk memastikan keberlanjutan industri.

“Kita merasakan banyak capaian dari pemerintah Indonesia, mulai dari kemudahan berbisnis, kebijakan fiskal yang pro pertumbuhan, serta fokus yang baik pada kebijakan di bidang migas oleh Kementerian ESDM,” ujarnya di sela-sela pembukaan The 43rd IPA Convex 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (4/9/2019).

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *