Indramayu, JawaBarat, ruangenergi.com-Rasa cemas yang sempat menyelimuti warga Desa Pagedangan, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kini telah mereda. PT Pertamina EP (PEP) Jatibarang Field memastikan bahwa kondisi di Sumur BDA-04 telah sepenuhnya terkendali pada Senin (5/10) pagi.
Saat ini, operasional sumur telah kembali stabil dan dipastikan tidak ada lagi aliran fluida yang keluar ke permukaan. Meski demikian, tim di lapangan tetap melakukan pemantauan berlapis dan berkala untuk menjamin situasi di sekitar sumur benar-benar aman dan kondusif.
Menyusul tertanganinya kondisi sumur, sebanyak 60 warga yang sebelumnya sempat dievakuasi demi alasan keselamatan kini telah kembali ke kediaman masing-masing.
Fokus utama Pertamina EP saat ini langsung bergeser pada upaya pemulihan area yang terdampak. Menariknya, langkah pemulihan lingkungan ini tidak dilakukan sepihak. Perusahaan secara aktif menggandeng masyarakat setempat untuk bergotong royong mengembalikan kondisi lingkungan secara optimal. Sebagai bentuk mitigasi lanjutan, sebuah posko layanan kesehatan juga tetap disiagakan di lokasi guna memberikan pemeriksaan medis secara gratis bagi warga yang membutuhkan.
Manager Communication Relations & CID PT Pertamina EP, Pinto Budi Bowo Laksono, menegaskan bahwa aspek keselamatan—baik bagi pekerja, masyarakat, maupun kelestarian lingkungan—akan selalu menjadi prioritas tertinggi yang tidak bisa ditawar.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari masyarakat, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah bahu-membahu membantu proses penanganan insiden ini dengan cepat,” jelas Pinto.
Ke depannya, Pertamina EP berkomitmen untuk terus berkoordinasi secara intensif dengan seluruh pemangku kepentingan terkait. Hal ini dilakukan demi memastikan bahwa seluruh tahapan pemulihan pasca-insiden dapat berjalan dengan baik, aman, dan tuntas tanpa meninggalkan dampak lanjutan bagi masyarakat sekitar.


