Alex Noerdin

Komisi VII Sebut Harga Gas US$ 6 Per MMBTU Dorong Peningkatan Produktivitas Industri

Sidoarjo, Ruangenergi.comKomisi VII DPR RI menyebut kebijakan harga gas sebesar US$ 6 per million british thermal units (MMBTU) bagi industri tertentu, manfaatnya cukup signifikan dengan peningkatan produktifitas industri tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR, Alex Noerdin, usai pertemuan dengan Direksi PT Ispat Indo, Kementerian ESDM, SKK Migas, BPH Migas, dan PT PLN (Persero) di Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (06/04).

“Kami, Panja Migas sengaja datang ke Sidoarjo, Jawa Timur, khususnya ke PT Ispat Indo yang merupakan produsen baja, salah satu pelaku industri yang sudah menikmati pasokan gas dengan harga US$ 6 dollar per MMBTU sejak 2020 lalu untuk proses produksi baja mereka,” ujar Alex dalam kunjungannya.

“Kami ingin mendapatkan data dan informasi teknis tentang implementasi kebijakan harga gas 6 dolar AS per MMBTU untuk Industri tertentu,” tambahnya.

Ia menuturkan, dari penjelasan yang disampaikan oleh Direksi ke PT Ispat Indo, diketahui bahwa kebijakan tersebut sangat bermanfaat dan cukup signifikan dengan peningkatan produksi Perusahaannya, yakni sekitar 150%.

BACA JUGA  Menteri ESDM Pastikan Proyek Petrochemical Tetap Berjalan

Ia menilai kebijakan tersebut sangat tepat untuk menggiatkan pelaku industri tanah air, dalam rangka pemulihan ekonomi nasional setelah hantaman pandemi Covid-19 kurang lebih dua tahun terakhir ini.

Selain itu, ia pun mendukung agar kebijakan tersebut tetap dilanjutkan paling tidak hingga tahun 2024. Hal tersebut sebagaimana tertuang dalam Kepmen ESDM Nomor 89 K/10/MEM/2020 tentang Pengguna dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri.

Ia mengatakan, dalam Kepmen ESDM 89 tersebut disebutkan bahwa terdapat tujuh (7) sektor industri yang memperoleh gas dengan harga khusus US$ 6 per MMBTU, yakni industri pupuk, petrokimia, oleokimia, baja, keramik, kaca dan sarung tangan karet.

“Berdasarkan aturan tersebut, skema harga ini akan berlangsung dari Tahun 2020-2024,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *