Ilustrasi Sumur Migas Lepas Pantai

Pekerja Offshore Terinfeksi Covid-19 Kian Bertambah

Jakarta, Ruangenergi.com –  Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Gugus Tugas Kepri), Sahtiar, mengungkapkan, pekerja minyak dan gas lepas pantai Offshore) PT Premier Oil, kian banyak yang terjangkit Virus Corona.

Pada, Sabtu (29/08), Gugus Tugas Kab. Anambas mencatat sebanyak 53 pekerja lepas pantai di wilayah Anambas, Kepulauan Riau tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

Dikutip dari Antara, Sahtiar mengatakan, seluruh pekerja telah dibawa ke Jakarta untuk penanganan lebih lanjut.

“Informasi yang kami terima seperti itu, tapi semua pekerja sudah dibawa ke Jakarta untuk penanganan intensif,” jelas Sahtiar beberapa waktu lalu, seperti ditulis (01/09).

Ia menambahkan, saat ini semua daftar pekerja Offshore tersebut yang positif Covid-19 telah masuk ke data Jakarta.

Untuk itu, Gugus Tugas Covid-19 Kab. Anambas, terus melakukan pemantauan rutin di pangkalan operasi Kontraktor Kontrak Kerja Sama Migas (KKKS) di Matak, Kabupaten Anambas, baik yang pulang dari offshore maupun dari Jakarta, hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi penularan Covid-19 di daerah tersebut.

BACA JUGA  Pertamina Sulap Lapangan Bola Jadi Rumah Sakit Darurat Covid 19

Selain itu juga, pihaknya selalu berkomunikasi dengan perusahaan migas terkait agar selalu menginformasikan perkembangan terbaru di Matak dan offshore.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, namun tetap mengikuti protokol kesehatan dengan menggunakan masker, rutin mencuci tangan, dan menjaga jarak,” tukasnya.

Lantas, apakah lapangan migas tersebut ada rencana untuk menghentikan sementara eksplorasi dan produksinya (declare force majeur), mengingat jumlah pekerja yang terinfeksi Covid-19 terus bertambah?.

Saat dihubungi, pihak Preimer Oil mengatakan, manajemen belum ada pembicaraan untuk menghentikan eksplorasi di lapangan migas tersebut.

“Belum ada pembicaraan ke arah FM (Force Majeur),” jelas sumber terpercaya kepada ruangenergi.com.

Ia menambahkan, jumlah pekerja yang terjangkit Covid-19 terus bertambah, pihaknya mencatat hingga saat ini pekerja yang terkonfirmasi terpapar Covid-19 sebanyak 83 orang.

“Angka akan selau berubah, sampai semalam yang terkonfirmasi positif adalah 83 orang. Tiga (3) orang sudah sembuh, yang masih aktif positif 80 orang,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *