PHE Gandeng Elnusa Pamer Teknologi Geosains, Bidik Temuan Cadangan Migas Baru

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Bandung, Jawa Barat, ruangenergi.com – Di tengah tantangan menjaga produksi minyak dan gas bumi nasional, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memperkuat strategi eksplorasi melalui pemanfaatan teknologi geosains mutakhir. Bersama PT Elnusa Tbk, PHE menghadirkan inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan peluang penemuan cadangan migas baru sekaligus mengoptimalkan produksi dari lapangan yang sudah beroperasi.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui partisipasi PHE dan Elnusa dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI) 2026, yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 di Bandung.

Dalam ajang yang mempertemukan praktisi, akademisi, peneliti, dan pelaku industri geosains tersebut, PHE menampilkan beragam kapabilitas teknologi melalui booth yang menghadirkan inovasi unggulan Elnusa di bidang Geoscience Services.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya Subholding Upstream Pertamina memperkuat kemampuan teknis dalam mencari sumber daya migas, meningkatkan akurasi pemetaan bawah permukaan, serta mendorong efisiensi pengembangan lapangan.

Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Energi, Hermansyah Y Nasroen, mengatakan pemanfaatan teknologi geosains berbasis data menjadi salah satu kunci menghadapi tantangan industri hulu migas yang semakin kompleks.

β€œPHE terus mendorong integrasi teknologi terkini di seluruh wilayah kerja untuk meningkatkan efisiensi dan tingkat keberhasilan eksplorasi maupun pengembangan lapangan,” ujar Hermansyah.

Menurutnya, sinergi PHE dan Elnusa di PIT HAGI 2026 memperlihatkan bagaimana pengembangan teknologi dapat menghadirkan solusi hulu migas yang adaptif, efektif, dan berdaya saing untuk menopang ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.

Vibroseis EOR, Upaya Mengoptimalkan Minyak dari Reservoir

Salah satu teknologi yang menarik perhatian dalam pameran tersebut adalah Vibroseis Enhanced Oil Recovery (EOR). Teknologi ini memanfaatkan gelombang elastik untuk membantu meningkatkan mobilitas minyak di dalam reservoir, sehingga berpotensi mengoptimalkan perolehan hidrokarbon dari lapangan yang telah berproduksi.

Inovasi ini menjadi relevan ketika industri hulu migas tidak hanya dituntut menemukan cadangan baru, tetapi juga meningkatkan perolehan minyak dari lapangan eksisting.

Optimalisasi lapangan yang sudah beroperasi menjadi salah satu upaya penting untuk mempertahankan produksi di tengah tantangan penurunan produktivitas alami reservoir.

Selain Vibroseis EOR, Elnusa juga memperkenalkan kemampuan Seismic Data Processing & Imaging, yakni teknologi pemrosesan dan pencitraan data seismik untuk menghasilkan gambaran kondisi bawah permukaan bumi yang lebih akurat.

Teknologi yang ditampilkan mencakup Pre-Stack Time Migration (PSTM), Pre-Stack Depth Migration (PSDM), hingga Full Waveform Inversion (FWI).

Melalui teknologi tersebut, data seismik dapat diolah menjadi informasi yang membantu ahli geosains memahami struktur geologi dan mengidentifikasi potensi hidrokarbon di bawah permukaan.

Informasi yang lebih akurat menjadi modal penting dalam menentukan lokasi pengeboran, mengevaluasi prospek eksplorasi, serta menyusun strategi pengembangan lapangan. Dengan demikian, keputusan investasi dan operasi diharapkan dapat dilakukan secara lebih terukur.

Elnusa Perkuat Peran dalam Sinergi Hulu Migas

Kehadiran Elnusa bersama PHE di PIT HAGI 2026 juga menjadi momentum untuk memperluas kolaborasi dan pertukaran pengetahuan teknis dengan para pemangku kepentingan industri energi.

Sebagai perusahaan jasa energi terintegrasi di bawah Subholding Upstream Pertamina, Elnusa terus mengembangkan solusi berbasis teknologi untuk mendukung efektivitas dan efisiensi kegiatan hulu migas.

Sinergi ini menempatkan kemampuan jasa geosains sebagai salah satu elemen pendukung strategi eksplorasi dan pengembangan lapangan PHE.

Di tengah kebutuhan menjaga kesinambungan pasokan energi, penguatan kompetensi teknologi menjadi penting agar kegiatan eksplorasi dan produksi dapat berlangsung lebih efektif, sekaligus mendukung upaya Indonesia meningkatkan kemandirian energi.

Teknologi Berjalan Bersama Kepedulian Lingkungan

Tidak hanya menampilkan inovasi di bidang geosains, PHE dan Elnusa juga membawa pesan keberlanjutan dalam partisipasi mereka di PIT HAGI 2026.

Salah satu inisiatif yang diperkenalkan adalah Elnusa Green Bottle Movement, program ekonomi sirkular yang mengolah botol plastik bekas menjadi produk berbahan kain felt yang memiliki nilai guna.

Program ini dijalankan melalui kolaborasi dengan Plasticpay serta komunitas binaan Elnusa. Hasil karya dari proses daur ulang tersebut turut dipamerkan di booth PHE.

Menariknya, program ini tidak semata-mata berorientasi pada pengurangan limbah plastik. Elnusa juga melibatkan penyandang disabilitas dan kelompok ibu-ibu PKK di wilayah Ring 1 Graha Elnusa melalui pelatihan keterampilan dan kewirausahaan.

Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa agenda keberlanjutan perusahaan dapat menggabungkan kepedulian terhadap lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat secara inklusif.

Bagi PHE dan Elnusa, penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) menjadi bagian dari upaya membangun bisnis hulu migas yang tidak hanya berorientasi pada kinerja operasional, tetapi juga memperhatikan dampak sosial dan lingkungan.

Menopang Ketahanan Energi Jangka Panjang

Ke depan, PHE bersama seluruh anak usahanya, termasuk Elnusa, akan terus memperkuat kompetensi sumber daya manusia, teknologi, serta kapabilitas operasional untuk menjawab tantangan industri energi.

Pengembangan teknologi geosains diharapkan dapat mendukung peningkatan keberhasilan eksplorasi, optimalisasi produksi, dan pengelolaan lapangan migas secara lebih efisien.

Di sisi lain, PHE menegaskan komitmennya untuk menjalankan bisnis hulu migas berkelanjutan dengan menjunjung tinggi integritas, memperkuat budaya kepatuhan, menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, serta mencegah praktik kecurangan (fraud).

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang profesional, transparan, dan beretika.

Melalui perpaduan inovasi teknologi, sinergi antarperusahaan, dan penerapan prinsip keberlanjutan, PHE dan Elnusa berupaya mengambil peran dalam menjaga kesinambungan produksi migas serta memperkuat ketahanan energi nasional.