PLN EPI Borong Tiga Penghargaan, Raih Dua Platinum ICA–ISDA dan Apresiasi Kepemimpinan Perempuan

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta, ruangenergi.com – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) meraih tiga penghargaan dalam ajang Indonesian CSR Awards (ICA) dan Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026. Dua penghargaan Platinum diraih melalui Program Bagek Kembar Berdaya: Membangun Wisata Pesisir, Menggerakkan Ekonomi Masyarakat, sementara Direktur Gas dan BBM PLN EPI Erma Melina Sarahwati menerima penghargaan khusus Bakti Perempuan bagi Perusahaan, Komunitas, dan Negeri (BERBAKTI) Tahun 2026 untuk kategori Women of Excellence in Corporate Leadership Driving Energy Security for a Sustainable Future.

Penghargaan diserahkan dalam acara penganugerahan yang diselenggarakan Corporate Forum for CSR Development (CFCD) di Birawa Hall, Bidakara Hotel Jakarta, Selasa (29/9). Melalui ICA dan ISDA 2026, program-program sosial perusahaan dinilai berdasarkan implementasi tanggung jawab sosial serta kontribusinya terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Pada ajang Indonesian CSR Awards (ICA) 2026, PLN EPI meraih Platinum untuk Core Subject 7H Investasi Sosial melalui Program Bagek Kembar Berdaya. Program tersebut dikembangkan di kawasan Pantai Bagek Kembar, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, dengan mengintegrasikan penataan kawasan wisata pesisir, penguatan kapasitas UMKM, serta pemberdayaan masyarakat.

Program Bagek Kembar Berdaya berangkat dari kondisi kawasan pesisir yang berada di Ring 1 Program Gasifikasi PLN EPI dan sebelumnya belum tertata secara optimal. Fasilitas pendukung wisata masih terbatas, lapak UMKM masih sederhana, pengelolaan sampah belum optimal, serta kapasitas pelaku usaha dan promosi wisata masih perlu diperkuat.

Melalui program tersebut, PLN EPI melakukan penataan kawasan dengan menghadirkan landmark, 43 kios UMKM, dan fasilitas umum. Penguatan infrastruktur tersebut dilengkapi dengan peningkatan kapasitas kepada 39 pelaku UMKM, antara lain terkait legalitas usaha, gizi, dan pemasaran digital, serta penguatan kelembagaan Pokdarwis Pantai Viral sebagai penggerak pengembangan kawasan.

Proses penilaian ICA dilakukan secara komprehensif, termasuk melalui site visit dewan juri CFCD ke lokasi program untuk melihat secara langsung implementasi serta manfaat program bagi masyarakat.

Sementara itu, pada Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026, PLN EPI kembali meraih Platinum untuk kategori SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui program yang sama. Bagek Kembar Berdaya mendorong peningkatan kapasitas dan aktivitas ekonomi UMKM sekaligus pengembangan kawasan wisata yang dikelola dengan melibatkan masyarakat setempat.

Selain berkontribusi terhadap SDG 8, implementasi program juga memiliki keterkaitan dengan SDG 1 Tanpa Kemiskinan, melalui penguatan peluang ekonomi masyarakat, SDG 10 Berkurangnya Kesenjangan, melalui pemberdayaan masyarakat pesisir; serta SDG 11 Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, melalui penataan dan pengembangan kawasan wisata berbasis masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Gas dan BBM PLN EPI Erma Melina Sarahwati memperoleh penghargaan khusus Bakti Perempuan bagi Perusahaan, Komunitas, dan Negeri (BERBAKTI) Tahun 2026 dalam kategori Women of Excellence in Corporate Leadership Driving Energy Security for a Sustainable Future.

Penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap kepemimpinan perempuan dalam dunia korporasi, khususnya perannya dalam mendorong penguatan ketahanan energi dan keberlanjutan. Bagi PLN EPI, apresiasi tersebut juga mencerminkan pentingnya peran kepemimpinan perempuan dalam mendukung transformasi sektor energi.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan mengatakan capaian tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas program TJSL agar setiap intervensi mampu menghasilkan manfaat yang terukur dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Penghargaan ICA dan ISDA 2026 menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi PLN EPI untuk terus menghadirkan program TJSL yang menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak berkelanjutan. Melalui Bagek Kembar Berdaya, kami tidak hanya melakukan penataan kawasan, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat agar potensi wisata pesisir dapat tumbuh menjadi sumber ekonomi yang dikelola dan dikembangkan bersama,” ujar Mamit.

Menurut Mamit, pendekatan tersebut menjadi bagian dari transformasi pengelolaan TJSL PLN EPI dari program yang berorientasi pada bantuan menuju pemberdayaan yang mendorong kemandirian masyarakat dan penciptaan nilai bersama.

“Bagi kami, keberhasilan program TJSL bukan hanya diukur dari apa yang dibangun atau berapa bantuan yang diberikan, tetapi dari perubahan yang tercipta dan kemampuan masyarakat untuk melanjutkan manfaat tersebut secara mandiri. Karena itu, kolaborasi dan keberlanjutan menjadi bagian penting dalam setiap program yang kami kembangkan,” tambah Mamit.

Capaian tiga penghargaan tersebut memperkuat komitmen PLN EPI untuk menjalankan bisnis energi yang berjalan beriringan dengan penciptaan nilai sosial dan lingkungan. Melalui pemberdayaan masyarakat serta kepemimpinan yang mendorong ketahanan energi, PLN EPI terus membangun ekosistem energi yang andal, inklusif, dan berkelanjutan bagi Indonesia.