PT Bukit Asam Kantongi Sertifikat Anti Suap

 

Jakarta, Ruangenergi.com – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) resmi menjadi perusahaan tambang pelat merah pertama yang memperoleh ISO 370001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan yang diaudit oleh PT British Standards Institution Group Indonesia (BSI Group Indonesia).

BSI Group Indonesia merupakan salah satu dari 10 lembaga sertifikasi SMAP yang telah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Berdasarkan siaran pers, Senin (13/7/2020), sertifikasi ini merupakan wujud komitmen PTBA sebagai perusahaan tambang batu bara nasional yang terdaftar di lantai bursa, untuk menerapkan manajemen yang tak hanya baik dalam pengelolaan namun juga terbuka dan bersih dari aksi gratifikasi dan penyuapan.

PT Bukit Asam Tbk kini menjadi Perusahaan Tambang Nasional pertama yang memperoleh ISO 37001:2016. PTBA berharap dapat menjaga kepercayaan Stakeholders dan dapat menjadi Benchmark Leader Nasional dan Internasional untuk penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016 dalam kerangka Environmental Social Governance (ESG).

Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin menyampaikan bahwa direksi dan segenap jajaran manajemen perusahaan mendukung penuh pelaksanaan pembangunan sistem manajemen anti penyuapan dan top management harus menjadi teladan.

Perlu keberanian untuk dapat membuka akses data dan informasi ke auditor eksternal yang memang dilatih untuk menemukan kecacatan sistem pada seluruh proses bisnis di perusahaan. “Namun, demi perbaikan sistem hal ini perlu dilakukan sehingga PTBA bisa Beyond Compliance bahkan Beyond GCG,” ujarnya.

BACA JUGA  Calon Dirjen Minerba Telah Datang ke ESDM

Hasil sertifikasi diperoleh PTBA mulai dari tahapan persiapan dengan pembentukan tim pendamping, awareness training untuk Pegawai dan penilaian gap analysis oleh pihak independen.

Dilanjutkan oleh tahapan penyusunan dokumen, menyusun dan Integrasi dokumen dan mensosialisasikan ke seluruh Unit Bisnis. Lalu masuk tahapan Implementasi, di mana penerapan SMAP sesuai dengan ISO 37001:2016; melakukan Audit Internal SMAP beserta Corrective & Correction Action dan melakukan monitoring dan tinjauan manajemen.

Terakhir adalah tahapan sertifikasi audit yang dilangsungkan dalam 2 tahap. Audit dilaksanakan dua tahap yakni Tahap I pada tanggal 3-5 Juni 2020 dan Audit Tahap II pada tanggal 15-18 Juni 2020.

Hasil final dari Audit menyatakan bahwa PTBA direkomendasikan memperoleh Sertifikat ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan.

Beberapa catatan positif pada proses audit menyebutkan PTBA konsisten mengimplementasikan Tata Kelola Perusahaan yang baik (GCG) lebih dari 10 tahun dan telah memiliki Enterprise Risk Management System dan Seluruh Unit Bisnis melakukan mitigasi peluang terjadinya Penyuapan atau Gratifikasi.(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *