Rencana Bor 44 Sumur Baru di Blok Rokan, Pertamina Didukung Anggota DPR


Jakarta, Ruangenergi.com – Rencana PT Pertamina (Persero) mengebor 44 sumur baru di Blok Rokan, Riau, pada 2021 didukung Anggota Komisi VII DPR Sartono Hutomo. Pasalnya,  persiapan yang dilakukan Pertamina sejauh ini sudah sejalan dengan upaya ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Hal ini disampaikan Sartono dalam pesan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Sabtu (25/4/2020). “Kami akan mendukung dan memberi penguatan-penguatan. Terlebih, ini merupakan proyek strategis nasional dalam menjaga ketahanan dan kemandirian energi nasional,” katanya.
Ia menilai, Pertamina mampu merealisasikan pengeboran 44 sumur baru, termasuk di antaranya peningkatan pengeboran secara bertahap pada tahun-tahun berikutnya.
“Pertamina adalah perusahaan besar yang memiliki teknologi dan sumber daya manusia (SDM) bagus dan bisa memaksimalkan kerja sama. Yang penting, harus tetap profesional dan tidak diintervensi,” paparnya.
Meskipun demikian, dia meminta Pertamina untuk memperhitungkan secara cermat, terlebih dalam kondisi tak menentu akibat pandemi Covid-19 saat ini.
Terpisah, Direktur Executive Energi Watch Mamit Setiawan juga mendukung Pertamina untuk melakukan pengeboran sumur baru di Blok Rokan.
Menurut dia, upaya tersebut harus dilakukan, mengingat decline rate saat ini yang cukup besar karena PT Chevron Pacific Indonesia tidak melakukan pengeboran sumur baru sejak 2019. “Lewat pengeboran sumur baru, Pertamina bisa menahan laju penurunan alamiah sekaligus meningkatkan produksi Blok Rokan,” katanya.
Tidak kalah penting, kata Mamit, Chevron juga ikut menjaga produksi Blok Rokan agar tidak semakin turun dan tetap berinvestasi dengan melakukan pengeboran.
“Saya juga berharap agar CPI bisa memberikan dan membuka data sebesar-besarnya untuk Pertamina, sehingga optimalisasi produksi bisa tetap terjaga,” pungkasnya.(Red)

BACA JUGA  Bantu UMKM di Masa Pandemi, Pertamina Luncurkan Program Khusus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *