Shell Memimpin Pasar Pelumas Global untuk Tahun ke-20 Berturut-turut

Twitter
LinkedIn
Facebook
WhatsApp

Jakarta, ruangenergi.com — Shell Lubricants kembali dikukuhkan sebagai pemasok pelumas global dengan penjualan terbesar di dunia untuk ke-20 kalinya. Pencapaian selama dua dekade yang mencerminkan kepemimpinan di industri pelumas ini diakui dalam edisi terbaru laporan Kline & Company, Global Lubricants: Market Analysis and Assessment.

Laporan tersebut mencakup seluruh pasar negara konsumen pelumas utama di dunia, berbagai segmen pasar, jenis produk, serta formulasinya. Dalam laporan itu, Shell mempertahankan posisinya sebagai pemasok pelumas global terkemuka untuk pelumas dan cairan (fluida) otomotif maupun industri.

Shell juga tetap menempati peringkat nomor satu di tiga kategori utama pelumas yang dimonitor oleh Kline, yakni otomotif konsumen (consumer automotive), otomotif komersial (commercial automotive), dan industri (industrial).

Jason Wong, Global Executive Vice President, Shell Lubricants, mengatakan bahwa pencapaian tersebut bukan sekadar tentang mempertahankan posisi, tetapi merupakan hasil dari konsistensi selama 20 tahun dalam membangun momentum bagi bisnis dan pelanggan.

“Penghargaan yang kami terima hari ini bukan sekadar tentang mempertahankan posisi, tetapi tentang 20 tahun fokus yang konsisten untuk terus membangun momentum bagi bisnis dan para pelanggan kami. Penghargaan ini mencerminkan dedikasi tim kami selama dua dekade dalam menyediakan solusi pelumas dan cairan yang tepat untuk membantu mengelola gesekan dan panas, guna mendukung kebutuhan pelanggan kami di segmen otomotif konsumen, otomotif komersial, dan industri,” ujar Jason.

Jason melanjutkan, selama dua dekade terakhir, berbagai inovasi Shell telah membantu meningkatkan kinerja pengendara sehari-hari, sektor-sektor industri yang vital, hingga mesin Formula 1.

“Selama 20 tahun terakhir, berbagai inovasi kami telah membantu meningkatkan kinerja pengendara sehari-hari, sektor-sektor industri yang vital, hingga mesin Formula 1. Kami bangga dapat mendukung kemajuan dunia melalui merek, teknologi, dan sumber daya manusia kami. Kini, fokus kami tertuju pada masa depan, memastikan kami terus memainkan peran terdepan dalam menyediakan solusi pelumas dan cairan untuk menjawab kebutuhan masa depan,” katanya.

Andri Pratiwa, President Director & Managing Director Lubricants, Shell Indonesia, menambahkan bahwa pencapaian Shell Lubricants di tingkat global juga merefleksikan komitmen perusahaan dalam mengembangkan bisnis pelumas Shell yang telah memasuki dekade ketiga di Indonesia.

“Pencapaian Shell Lubricants sebagai pemimpin pasar pelumas global ini juga merefleksikan komitmen kami untuk terus mengembangkan bisnis pelumas Shell yang telah memasuki dekade ketiga di Indonesia. Fondasi keberhasilan ini berakar pada kepercayaan pelanggan pelumas di berbagai sektor; mulai dari segmen kendaraan, transportasi komersial, hingga industri,” ujar Andri.

Menurut Andri, kapabilitas manufaktur Pabrik Pelumas dan Pabrik Manufaktur Gemuk di Marunda, yang didukung talenta terbaik Indonesia serta tim ahli Shell, menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar pertumbuhan utama bisnis pelumas Shell secara global.

“Ke depan, kami akan terus berinovasi dengan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pasar domestik guna menghadirkan solusi serta layanan pelumasan bagi para pelanggan,” tambahnya.

Sementara itu, Annie Jarquin, VP of Energy, Kline & Company, mengatakan bahwa pasar pelumas telah mengalami perkembangan signifikan selama dua dekade terakhir.

“Pasar pelumas telah mengalami perkembangan yang signifikan selama dua dekade terakhir dan posisi Shell sebagai pemimpin pasar merupakan hasil dari kombinasi konsistensi dan kemampuan beradaptasi yang dimiliki perusahaan, sekaligus tetap mempertahankan jangkauan globalnya,” kata Annie.