Tiga Badan Usaha Bidik Jargas

Jakarta,RuangEnergi.comBadan Pengatur Hilir Migas (BPH MIGAS) mempelajari keinginan dari 3 badan usaha yang menginginkan ruas hak khusus pipa gas bumi yang akan dibangun menjadi jaringan gas (jargas).

Badan Usaha yang berminat diantaranya adalah  PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP), PT Jabar Energy dan PT Jababeka Tbk.

“JUP JakPro : PIK, Pluit, Pulau Reklamasi.Jabar Energy : Tegal Luar Bandung. Jababeka di kawasan Jababeka kerjasama dengan PT Pertagas Niaga,” kata Anggota Komite Bph Migas Jugi Prajogio kepada ruangenergi.com,Selasa (20/10/2020) di Jakarta.

Kesemua Badan Usaha tersebut menginginkan jargas untuk Rumah Tangga-2 (RT-2).

Bph Migas mengingatkan bahwa pihak wasta tertarik untuk mengembangkan Jargas RT2/PK2, bukan Jargas RT1/PK1.

“Merujuk aturan BPH serta road map Jargas ke depan maka harga Jargas RT2/PK2 mirip gas komersial yang terdiri dari komponen Harga Gas Hulu + Capex + Opex + margin BU.Jika sudah masuk katagori gas komersial maka sebaiknya gunakan konsep lelang,” kata Anggota Komite BPH Migas Jugi Prajogio kepada ruangenergi.com,Senin (19/10/2020) di Jakarta.

Jugi mengingatkan bahwa dalam pelaksanaan lelang nanti maka pihak yang berhak melelang ruas adalah Bph Migas.Pemberian Hak Khusus. Pengangkutan dan Niaga Gas Bumi Melalui Pipa adalah tugas pokok Bph Migas.

Dalam catatan ruangenergi.com, penetapan harga jual gas bumi yang diberlakukan pada Jargas melalui pipa yang dibangun dengan pembiayaan APBN maupun investasi dari Badan Usaha sendiri dan dikelola Badan Usaha operator penugasan dari Pemerintah untuk kategori konsumen Rumah Tangga (RT) dan Pelanggan Kecil (PK), yaitu:
1. Rumah Tangga 1 (RT-1) meliputi Rumah Susun, Rumah Sederhana, Rumah Sangat Sederhana dan sejenisnya;
2. Rumah Tangga 2 (RT-2) meliputi Rumah Menengah ke atas, Rumah Mewah, Apartemen dan sejenisnya;
3. Pelanggan Kecil 1 (PK-1) meliputi RS Pemerintah, Puskesmas, Panti Asuhan, Tempat Ibadah, Lembaga Pendidikan Pemerintah, Lembaga, Keagamaan, Kantor Pemerintah, Lembaga Sosial dan sejenisnya;
4. Pelanggan Kecil 2 (PK-2) meliputi Hotel, Restoran/Rumah Makan, Rumah Sakit, Swasta, Perkantoran Swasta, Lembaga Pendidikan Swasta, Pertokoan/Ruko/Rukan/Pasar/Mall/Swalayan dan kegiatan komersial sejenisnya.

BACA JUGA  BPH Migas Dikabarkan Terima Permohonan Rekind Mundur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *