Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com– Penghargaan Energi Soebroto 2026 kembali menjadi panggung apresiasi bagi perusahaan, pemerintah daerah, dan individu yang berkontribusi dalam memajukan sektor energi dan pertambangan Indonesia.
Penghargaan ini mencakup lima bidang utama, mulai dari keunggulan operasional, keberlanjutan dan transisi energi, inovasi dan penciptaan nilai tambah, tata kelola dan kepatuhan, hingga partisipasi publik.
Dikutip dari website ESDM, sejumlah nama besar di industri energi nasional masuk dalam daftar penerima tahun ini. Di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas), Medco E&P Natuna Ltd meraih penghargaan untuk kategori Kinerja Produksi Minyak dan Gas Bumi Terbaik. Sementara itu, Pertamina EP Donggi Matindok Field mendapatkan apresiasi atas inisiatif dekarbonisasi terbaik.
Di bidang tata kelola perusahaan, Pertamina Hulu Mahakam dinobatkan sebagai penerima penghargaan kategori Tata Kelola dan Kepatuhan Terbaik untuk perusahaan. Adapun PT PLN Indonesia Power UBP Kamojang meraih penghargaan Kinerja Keselamatan Ketenagalistrikan Terbaik melalui PLTP Kamojang-Darajat.
Penghargaan tersebut memperlihatkan luasnya aspek yang menjadi perhatian dalam pengembangan sektor energi nasional, tidak hanya mengejar produksi dan keandalan operasi, tetapi juga keselamatan, inovasi, keberlanjutan, serta manfaat bagi masyarakat.
Lima bidang penghargaan, 15 penerima
Berikut daftar lengkap penerima Penghargaan Energi Soebroto 2026 berdasarkan bidang dan kategori.
1. Keunggulan Operasional
Bidang ini mengapresiasi pencapaian kinerja operasional, keselamatan, serta produksi di sektor energi dan pertambangan.
- Kinerja Keselamatan Ketenagalistrikan Terbaik: PT PLN Indonesia Power UBP Kamojang (PLTP Kamojang-Darajat).
- Kinerja Produksi Minyak dan Gas Bumi Terbaik: Medco E&P Natuna Ltd.
- Kinerja Operasi Pertambangan Terbaik: PT Borneo Indobara.
2. Keberlanjutan dan Transisi Energi
Penghargaan pada bidang ini menyoroti kontribusi perusahaan dalam pengembangan energi terbarukan, pengurangan emisi, serta pengelolaan dampak sosial dan lingkungan.
- Proyek Energi Terbarukan Terbaik: PT Pelita Agung Agrindustri.
- Inisiatif Dekarbonisasi Terbaik: PT Pertamina EP Donggi Matindok Field.
- Pengembangan Masyarakat dan Dampak Lingkungan Terbaik: PT Comestoarra Bentarra Noesantarra.
3. Inovasi dan Penciptaan Nilai Tambah
Inovasi teknologi, transformasi digital, dan hilirisasi menjadi bagian penting untuk meningkatkan daya saing serta nilai ekonomi sektor energi nasional.
- Inovasi Teknologi Terbaik: PT Donggi-Senoro LNG (Izin Usaha Pengolahan Migas).
- Transformasi Digital Terbaik: PT PLN Nusantara Power.
- Hilirisasi dan Penciptaan Nilai Tambah Terbaik: PT Eco Prima Energi.
4. Tata Kelola dan Kepatuhan
Tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, serta pengembangan sumber daya manusia menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan industri energi.
- Tata Kelola dan Kepatuhan Terbaik – Pemerintah Daerah: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
- Tata Kelola dan Kepatuhan Terbaik – Perusahaan: Pertamina Hulu Mahakam.
- Pengembangan SDM dan Pengetahuan Terbaik: PT Saptaindra Sejati (SIS).
5. Partisipasi Publik
Bidang ini memberikan penghargaan kepada individu yang dinilai memiliki kontribusi dan inspirasi dalam mendorong kemajuan sektor energi.
- Tokoh Penggerak Energi: Neni Sintawardani.
- Tokoh Energi Inspiratif (Telah Wafat): Kuntoro Mangkusubroto.
- Tokoh Muda Inspiratif: Ghifari Jauhar Yajri.
Penghargaan Energi Soebroto 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni pemberian apresiasi. Lebih dari itu, penghargaan ini menjadi dorongan bagi pelaku industri, pemerintah, dan masyarakat untuk terus menghadirkan praktik terbaik, memperkuat inovasi, serta membangun kolaborasi dalam pengelolaan energi nasional.
Di tengah tantangan menjaga ketahanan energi, meningkatkan produksi migas, memperluas pemanfaatan energi terbarukan, dan mendorong hilirisasi, kontribusi seluruh pemangku kepentingan menjadi semakin penting.
Sektor energi dan pertambangan dituntut tidak hanya andal dalam memenuhi kebutuhan nasional, tetapi juga mampu meningkatkan efisiensi, menjaga keselamatan, mengelola dampak lingkungan, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian.
Melalui penghargaan ini, berbagai praktik baik diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelaku industri lainnya. Tujuan akhirnya adalah mewujudkan sektor energi dan pertambangan Indonesia yang semakin tangguh, kompetitif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.


