Jakarta Pusat, Jakarta, ruangenergi.com-SKK Migas melaporkan keberhasilan pengeboran sumur pengembangan NEB-85ST oleh PetroChina International Jabung Ltd. (PCJL). Laporan tersebut disampaikan Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, pada Selasa (24/02/2026).
Sumur NEB-85ST telah menyelesaikan pengeboran dan uji produksi awal (well test) pada 22 Februari 2026. Hasil uji menunjukkan laju alir gas sebesar 3 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dan kondensat 103 barel per hari (BCPD) pada bukaan choke 56/64 inci.
Dari sisi operasional, pengeboran berjalan aman tanpa kecelakaan kerja maupun insiden yang tercatat (zero incident).
Realisasi biaya hingga saat ini mencapai sekitar USD 4,2 juta atau 76 persen dari total anggaran USD 5,5 juta dalam Authorization for Expenditure (AFE) yang telah disetujui SKK Migas.
Selanjutnya, PetroChina Jabung merencanakan pengeboran satu sumur pengembangan tambahan, yakni Gemah-85, dalam tiga hingga empat minggu ke depan.
“Selanjutnya PetroChina Jabung merencanakan akan menyelesaikan 1 sumur pemgembangan berikutnya yaitu sumur Gemah-85, dalam waktu 3-4 minggu ke depan. ( Insya Allah Gemah Ripah Lohjinawi).Kami mohon doa restu dan dukungan Bapak Ibu agar pengeboran berikutnya ini dapat berjalan lancar, dan mendapatkan migas yang sama bahkan lebih besar, Aamiin YRA,”jelas Djoko.
SKK Migas menyatakan keberhasilan sumur NEB-85ST diharapkan dapat mendukung upaya peningkatan produksi dan lifting migas nasional.
Lifting..Lifting..Bisa!

